Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Jum'at, 03 Juli 2020

  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,99% pada level 25.373.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,80% pada level 2.152.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,72% pada level 22.306.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 2,01% pada level 3.152.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,59% pada level 2.652.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,40% pada level 6.215.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,01% terhadap Yuan pada level 7,06 CNY/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 1,01% terhadap Dollar AS pada level 14.522 IDR/USD.

Dr Fauci Bilang Kasus Corona AS Bisa Bertambah 100 Ribu Per Hari

Dr Fauci Bilang Kasus Corona AS Bisa Bertambah 100 Ribu Per Hari

Baca Juga

WE Online, Washington -

Peneliti penyakit terkemuka Dr. Anthony Fauci mengatakan kepada Senat Amerika Serikat (AS) bahwa ia "tidak akan terkejut" jika kasus baru virus corona di negara itu mencapai 100.000 per hari.

Bersaksi di hadapan komite Senat tentang upaya untuk membuka kembali sekolah dan bisnis, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular itu mengkritik negara-negara bagian karena tidak menghiraukan tolok ukur yang diperlukan untuk membuka kembali wilayahnya dari pembatasan Covid-19, dan mengatakan kasus virus corona akan meningkat sebagai akibatnya.

Baca Juga: Kenapa AS Ngebet Borong Rudal S-400 Rusia? Terungkap Jawabannya

"Jelas kita tidak memegang kendali saat ini," katanya sebagaimana dilansir BBC, memperingatkan bahwa tidak banyak warga Amerika yang memakai masker atau melakukan penjarakan sosial.

Selama penjelasannya, Fauci mengatakan sekira setengah dari semua kasus baru berasal dari empat negara bagian.

"Saya tidak bisa membuat prediksi yang akurat, tetapi itu akan sangat mengganggu, saya akan menjamin itu," katanya kepada Senator Elizabeth Warren.

"Karena ketika Anda mengalami wabah di satu bagian negara bagian meskipun di bagian lain negara itu mereka baik-baik saja, mereka rentan."

"Kami tidak bisa hanya fokus pada daerah-daerah yang mengalami lonjakan. Itu membuat seluruh negara dalam bahaya," tambahnya.

Sebelumnya, gubernur New York mengatakan hampir setengah dari semua warga AS harus melakukan karantina sendiri jika mereka mengunjungi negara bagian itu.

Pada Selasa (30/6/2020), kasus Covid-19 di AS meningkat lebih dari 40.000 dalam satu hari untuk keempat kalinya dalam lima hari terakhir.

Lonjakan, yang terjadi sangat besar di negara-negara selatan dan barat, telah memaksa sedikitnya 16 negara bagian untuk menghentikan atau menunda rencananya untuk membuka kembali wilayahnya. Florida, Arizona, Texas dan California adalah empat negara bagian yang dirujuk oleh Dr Fauci sebagai yang paling terdampak saat ini.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Tag: Amerika Serikat (AS), COVID-19, Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Brian Snyder

loading...

Recommended Reading