Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Sabtu, 04 Juli 2020

  • 09:36 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Euro pada level 1,1248 USD/EUR.
  • 09:35 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,12% terhadap Poundsterling pada level 1,2438 USD/GBP.
  • 09:34 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,32 USD/barel.
  • 09:32 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup melemah 1,33% pada level 6.157.
  • 09:31 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Yen pada level 107,51 JPY/USD.
  • 09:30 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.772 USD/troy ounce.

Ketika Amarah Obama Memuncak Melihat Kelakuan Trump

Ketika Amarah Obama Memuncak Melihat Kelakuan Trump

Baca Juga

WE Online, Washington -

Mantan presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengkritik Presiden AS Donald Trump karena menyebut Covid-19 dengan istilah "Kung Flu". Menurut Obama, pernyataan semacam itu sama sekali tidak pantas keluar dari mulut seorang presiden AS.

Menurut laporan New York Times, seperti dikutip laman The Hill pada Senin (29/6/2020), kritik itu diutarakan Obama saat menghadiri acara penggalangan dana dengan undangan khusus untuk calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden pekan lalu.

Baca Juga: Dokumen Ini Bocorkan Terlibatnya Putin saat Obama Mau Ciptakan Negara Palestina

"Saya tidak ingin negara tempat presiden AS secara aktif berusaha mempromosikan sentimen anti-Asia dan menganggapnya lucu. Saya tidak menginginkan itu. Itu masih mengejutkan dan membuat saya kesal," kata Obama.

Saat menghadiri kampanye pilpres di Tulsa, Oklahoma, pada 20 Juni lalu, Trump kembali membuat komentar provokatif tentang pandemi Covid-19. Pada momen itu dia menyebut virus Corona dengan istilah "Kung Flu". Trump mengatakan virus Corona adalah penyakit yang memiliki banyak nama dibandingkan penyakit lainnya dalam sejarah.

"Saya bisa beri nama Kung Flu. Saya dapat memberi 19 versi nama yang berbeda. Banyak yang menyebutnya virus, banyak menyebutnya flu, apa bedanya?" kata Trump.

Sebelumnya Trump sempat menuai kritik karena menyebut virus Corona dengan istilah "virus China".

Partner Sindikasi Konten: Republika

Tag: Barack Obama, Donald Trump, COVID-19, Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Foto/Reuters

loading...

Recommended Reading