Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Sabtu, 04 Juli 2020

  • 09:36 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Euro pada level 1,1248 USD/EUR.
  • 09:35 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,12% terhadap Poundsterling pada level 1,2438 USD/GBP.
  • 09:34 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,32 USD/barel.
  • 09:32 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup melemah 1,33% pada level 6.157.
  • 09:31 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Yen pada level 107,51 JPY/USD.
  • 09:30 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.772 USD/troy ounce.

Geger, Rekaman Rahasia Gulingkan Kekuasaan Raja Arab Saudi Bocor!

Geger, Rekaman Rahasia Gulingkan Kekuasaan Raja Arab Saudi Bocor!

Baca Juga

WE Online, Riyadh -

Sebuah rekaman percakapan rahasia besar baru saja membuat geger dunia. Bagaimana tidak, dalam rekaman itu ada rencana menggulingkan kekuasaan Kerajaan Arab Saudi.

Dan yang paling mengejutkan, dalam rekaman konspirasi itu ada suara mantan Presiden Libya, Muammar Khadafi dan dua mantan anggota parlemen Kuwait.

Baca Juga: Arab Saudi Jadi Negara Terbaik Perlakukan Wanita di Dunia Arab

Dilansir Al Arabiaya, Selasa (30/6/2020), rekaman audio lama itu dibocorkan aktivis oposisi Qatar, Khalid al-Hail.

Kedua anggota parlemen Kuwait itu yakni Mubarak al-Duwailah, yang memiliki hubungan dengan Ikhwanul Muslimin, dan mantan anggota parlemen lainnya Kuwait Fayez Hamed al-Baghili al-Rashidi.

Dalam rekaman mereka membahas konspirasi untuk menyingkirkan keluarga Kerajaan Arab Saudi dari kekuasaan negara Arab Saudi. Mereka tak membahas kekuatan militer dalam rencana itu, cara yang dibahas ialah melalui Gerakan Reformasi.

"Gerakan reformasi yang dipimpin oleh Sa'ad al-Faqih telah menyebabkan gempa bumi besar di Arab Saudi," Khadafi terdengar mengatakan

Nama Al-Faqih disebut karena dia adalah adalah pembangkang Arab Saudi yang berbasis di London yang menuduh Departemen Keuangan Amerika memiliki hubungan dengan al-Qaeda pada 2004. Dia telah berulang kali mengkritik Arab Saudi dan menyerukan jatuhnya keluarga Al Saud yang berkuasa.

"Dia mulai banyak saluran visual yang mengutuk Al Saud dan rezim mereka dan menghasut orang untuk memberontak dan tidak taat. Saya telah melihat orang-orang dari Riyadh, dan kami tidak bermimpi bahwa suatu hari kami akan menggelar protes di Riyadh. Itu tidak mungkin," kata mereka.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Tag: Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al-Saud, Mohammed bin Salman Al Saud

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Michael Evans

loading...

Recommended Reading