Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Sabtu, 04 Juli 2020

  • 09:36 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Euro pada level 1,1248 USD/EUR.
  • 09:35 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,12% terhadap Poundsterling pada level 1,2438 USD/GBP.
  • 09:34 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,32 USD/barel.
  • 09:32 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup melemah 1,33% pada level 6.157.
  • 09:31 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Yen pada level 107,51 JPY/USD.
  • 09:30 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.772 USD/troy ounce.

Jokowi Gelar Karpet Merah Buat AS-Korea Pindah, 4.000 Ha Bos!!

Jokowi Gelar Karpet Merah Buat AS-Korea Pindah, 4.000 Ha Bos!!

Baca Juga

WE Online, Batang -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka kawasan industri terpadu di Batang, Jawa Tengah, dengan luas 4.000 hektare.

Kepala Negara mengatakan kawasan ini disiapkan untuk menyambut pabrik-pabrik dari Amerika Serikat, Korea, hingga Jepang.

Bahkan, Jokowi sudah memberikan perintah kepada menteri, Kepala BKPM untuk industri yang akan relokasi dari China ke Indonesia baik dari Jepang, dari Korea, dari Taiwan, Amerika atau dari negara manapun berikan pelayanan yang sebaik-baiknya.

Baca Juga: Demokrat: Pak Jokowi, Sebelum Lengser Soeharto Juga Marah-Marah..

Baca Juga: Jokowi Marah-Marah Pakai Teks, Sindir Rocky Gerung: Dungu!

Jokowi juga mengatakan untuk utusan pembebasan lahan memang sering menjadi kendala. Namun, ia mengatakan bagi bagi investor yang belum memiliki lahan di tempat lain di Indonesia, bisa menggunakan kawasan industri di Batang.

"Kita akan siapkan 4.000 hektare, 4.000 hektare di sini, tahapan tahap pertama disisakan 450 hektare terlebih dahulu, langsung. Misalnya ada yang mau LG mau pindah besok? silakan masuk nggak usah urus apa-apa. Yang urus semua Kepala BKPM, tentu dibantu gubernur, bupati," katanya saat di kawasan industri terpadu Batang, Selasa (30/6/2020).

Tag: revolusi industri, Joko Widodo (Jokowi), Amerika Serikat (AS), Korea Selatan (Korsel)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

loading...

Recommended Reading