Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Sabtu, 04 Juli 2020

  • 09:36 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Euro pada level 1,1248 USD/EUR.
  • 09:35 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,12% terhadap Poundsterling pada level 1,2438 USD/GBP.
  • 09:34 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,32 USD/barel.
  • 09:32 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup melemah 1,33% pada level 6.157.
  • 09:31 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Yen pada level 107,51 JPY/USD.
  • 09:30 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.772 USD/troy ounce.

Jokowi Cemas Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Sudah Minus

Jokowi Cemas Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Sudah Minus

Baca Juga

WE Online, Jakarta -

Presiden Joko Widodo memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal II semakin melambat. Hal itu dikatakannya saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (30/6/2020).

"Pada kuartal satu masih bisa tumbuh 2,97%. Tetapi dikuartal kedua kita sangat khawatir bahwa kita berada di posisi minus pertumbuhan ekonomi. Ini harus hati-hati dalam mengelola krisis agar urusan kesehatan dan ekonomi bisa berjalan seiringan," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan ancaman Covid-19 belum berakhir. Untuk itu ia meminta seluruh pihak untuk menjaga agar tidak muncul gelombang kedua.

Baca Juga: Siapa yang Siapin Bahan untuk Jokowi Marah?

"Yang kita hadapi bukan hanya urusan kesehatan, tetapi masalah ekonomi. Krisis ekonomi," tegasnya.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani juga memprediksi pertumbuhan ekonomi kuartal II 2020 akan terkontraksi -3,1% atau lebih rendah dari kuartal sebelumnya sebesar 2,97%. Kontraksi itu dipicu oleh penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah kota di Indonesia pada kuartal II-2020.

"Kuartal II kita memperkirakan kontraksi akan terjadi karena PSBB diberlakukan di berbagai tempat yang memilki kontribusi ekonomi nasional terbesar, seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta. Ini akan memengaruhi kinerja kuartal II sebesar -3,1%," kata Sri Mulyani.

Tag: Ekonomi Indonesia, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

loading...

Recommended Reading