Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Kamis, 09 Juli 2020

  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,59% pada level 26.129.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,24% pada level 2.158.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,78% pada level 22.438.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 1,74% pada level 3.403.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,31% pada level 2.669.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,17% pada level 6.200.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yuan pada level 7,01 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,21% terhadap Dollar AS pada level 14.410 IDR/USD.

Kritik Rangkap Jabatan Menggema: Multijob, Multigaji, Keblinger!

Kritik Rangkap Jabatan Menggema: Multijob, Multigaji, Keblinger!

Baca Juga

WE Online, Jakarta -

Netizen mendukung langkah Menteri BUMN Erick Thohir melakukan pembenahan di perusahaan pelat merah. Pasalnya, Ombudsman mengungkap 397 komisaris BUMN terindikasi rangkap jabatan.

Ombudsman merinci, dari 397 komisaris yang rangkap jabatan, sebanyak 254  orang atau sekitar 64 persen berasal dari kementerian. Kemudian dari lembaga Non Kementerian mencapai 112 orang atau 28 persen. Dan dari Perguruan Tinggi sebanyak 31 orang atau 8 persen.

Untuk instansi kementeriannya, ada 5 kementerian yang mendominasi hingga 58 persen mengisi rangkap jabatan komisaris. Yakni, Kementerian BUMN sebanyak 55 orang, Kementerian Keuangan sebanyak 42 orang, Kementerian Perhubungan sebesar 17 orang, Kementerian PUPR sebanyak 17 orang, dan Kementerian Sekretaris Negara sebesar 16 orang.

Baca Juga: Erick Tunjuk Pejabat BUMN Pakai Gaya Politis, Apa Kata Pengamat?

Baca Juga: Ramai-ramai Dukung Reshuffle, IPW Teriak: Copot 11 Menteri Ini!

Untuk instansi asal Lembaga Non-Kementerian, 65 persen didominasi oleh 5 instansi. Yaitu, TNI sebesar 27 orang, Polri 13 orang, Kejaksaan sebanyak 12 orang, Pemerintah Daerah, Badan Intelijen Negara, dan BPKP masing-masing sebanyak 11 orang, 10 orang, dan 10 orang.

"Ini akan menjadi catatan kami. Kami perlu memperbaiki hal-hal yang sifatnya fundamental dan harus diselesaikan oleh presiden," ujar Anggota Ombudsman Ahmad Alamsyah Saragih, Minggu (28/6/2020).

Kritik terhadap komisaris yang rangkap jabatan menggema di media sosial. "Bagaimana penganguran dan kesenjangan penghasil karena rangkap jabatan berarti gaji dan tunjangan menerima gaji double," ujar Syukur imran.

Ophan_Lamara tidak heran angka pengangguran masih tetap tinggi. Soalnya, instansi sekelas Kementerian BUMN pun memberi beberapa pekerjaan hanya ke satu orang. Belum lagi, mereka yang rangkap jabatan juga sebenarnya masih aktif menjabat atau menjadu pegawai di instansi pemerintah yang lain.

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Tag: Erick Thohir, Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

loading...

Recommended Reading