Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Minggu, 05 Juli 2020

Jokowi Soal Covid-19: Ini Gak Ada Pergerakan yang Signifikan!

Jokowi Soal Covid-19: Ini Gak Ada Pergerakan yang Signifikan!

Baca Juga

WE Online, Jakarta -

Presiden Jokowi mengungkap penyebab penolakan masyarakat terhadap testing Covid-19. Menurut dia, hal itu terjadi karena kurangnya sosialisasi.

"Kemudian pemeriksaan PCR maupun rapid test yang ditolak oleh masyarakat. Ini karena apa? Mungkin datang-datang pakai PCR, datang-datang rapid test, belum ada penjelasan terlebih dahulu, sosialisasi dulu ke masyarakat yang akan didatangi. Sehingga yang terjadi adalah penolakan," ucap Jokowi di Istana Merdeka, Senin (29/6/2020).

Baca Juga: Begini Jadinya saat Lockdown Corona Justru Picu Ledakan Kehamilan

Kepala Negara ingin tenaga medis di daerah yang masih tinggi angka penularan virus coronanya ditambah dari pusat. Hal itu penting untuk mempercepat penanganan Covid-19.

"Bisa saja dilakukan dengan menambah personil dari pusat atau tenaga medis dari pusat untuk provinsi-provinsi di luar DKI yang menunjukan tren penyebaran yang masih tinggi," jelasnya.

Selain menambah tenaga medis, Jokowi juga memerintahkan menterinya memperbanyak peralatan penanganan Covid-19 di zona merah.

"Kedua, mungkin bisa dibantu lebih banyak peralatan. Dan betul-betul, dua hal tadi kita kontrol di provinsi. Karena kalau tidak kita lakukan sesuatu, dan kita masih datar seperti ini, ini gak ada pergerakan yang signifikan," tukas dia.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Tag: Joko Widodo (Jokowi), COVID-19

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/BPMI Setpres/Handout

loading...

Recommended Reading