Anak Usaha E-Commerce Alibaba di Asia Tenggara Ganti Bos, Karena Apa Tuh?

Anak Usaha E-Commerce Alibaba di Asia Tenggara Ganti Bos, Karena Apa Tuh? Foto: Alibaba

Lazada resmi mengumumkan pergantian bos, setelah perusahaan bertujuan mendominasi pasar Asia Tenggara yang memiliki 650 juta konsumen.

Berdasarkan keterangan resmi, anak usaha Alibaba di Asia Tenggara itu bakal mengganti CEO Lazada Pierre Poignant dengan mantan eksekutif Alibaba Chun Li.

"Saat ini, Chun Li merupakan Co-Presiden Lazada dan Kepala Operasi di Indonesia," ujar perusahaan, dilansir dari Reuters, Jumat (26/6/2020).

Baca Juga: Meski Bersuami Mapan, Laudya Cynthia Bella Tetap Tekuni Ragam Bisnis! Ini Deretan Sumber Cuan Bella

Baca Juga: Waduh! Data Pengguna Twitter Katanya Bocor?? Cuma Berlaku Buat Pengguna yang . . . .

Kabar perombakan manajemen itu telah mengudara sebelum perusahaan mengonfirmasinya. Laporan pertama kali muncul di Reuters, mengutip dua narasumber anonim yang mengetahui masalah tersebut.

Lazada menambahkan, "Li akan berupaya meningkatkan keunggulan kompetitif Lazada melalui aplikasi teknologi data dan lokalisasi bisnis."

Perusahaan itu telah bersaing ketat dengan Shopee milik SEA, yang mendapat dukungan dari Tencent. Meski begitu, Lazada mengklaim, Poignant telah membawa pertumbuhan yang sehat bagi bisnisnya.

Lazada mengaku memiliki lebih dari 70 juta pengguna sejak awal tahun ini hingga akhir Maret, tersebar di enam negara Asia Tenggara. Pertumbuhan bisnisnya di Tanah Air menyentuh angka 170% (YoY).

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini

Rekomendasi

Featured