Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Kamis, 09 Juli 2020

  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,59% pada level 26.129.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,24% pada level 2.158.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,78% pada level 22.438.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 1,74% pada level 3.403.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,31% pada level 2.669.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,17% pada level 6.200.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yuan pada level 7,01 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,21% terhadap Dollar AS pada level 14.410 IDR/USD.

Waduh! Data Pengguna Twitter Katanya Bocor?? Cuma Berlaku Buat Pengguna yang . . . .

Waduh! Data Pengguna Twitter Katanya Bocor?? Cuma Berlaku Buat Pengguna yang . . . .

Baca Juga

WE Online, Bogor -

Ada kabar tak mengenakkan bagi para pengguna akun bisnis di Twitter. Menurut laporan BBC News, situs jejaring sosial itu tampaknya mengekspos informasi pribadi pengguna bisnis.

Laporan yang Warta Ekonomi kutip pada Jumat (26/6/2020) menyebut, baru-baru ini Twitter mengirim surel ke klien bisnis yang berisi permintaan untuk memberi tahu informasi pribadi yang terdiri dari empat digit terakhir nomor kartu kredit, nomor telepon, dan surel.

Data-data itu berisiko terekspos karena beberapa informasi pribadi klien tersimpan dalam cache peramban. Menanggapi kabar itu, Twitter berujar, "tidak ada bukti kalau data tersebut dikompromikan."

Baca Juga: Warganet Senang, Ibadah Haji 2020 Jadi Trending Topic di Twitter

Baca Juga: Meski Bersuami Mapan, Laudya Cynthia Bella Tetap Tekuni Ragam Bisnis! Ini Deretan Sumber Cuan Bella

Namun, Twitter menambahkan, kasus itu telah mereka tangani dan perbaiki pada 20 Mei. Perusahaan pun menyampaikan rasa penyesalan melalui surel kepada klien bisnis.

"Kami sangat menyesal ini terjadi. Kami mengakui dan menghargai kepercayaan yang Anda berikan kepada kami. Kami berkomitmen menjaganya setiap hari," begitulah bunyinya.

Sementara itu, pengguna non-bisnis tak terkena dampak masalah tersebut. Sejak awal 2019, pengguna Twitter Android memang mendapat masalah privasi yang berbeda antara pengguna bisnis dan non-bisnis.

Bahkan, baru-baru ini raksasa media sosial itu mendapat perhatian besar atas kebijakannya yang menandai berita palsu dan disinformasi dalam berbagai cuitan di platform.

Tag: Twitter, Media Sosial (Medsos), kebocoran data

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Pixabay

loading...

Recommended Reading