Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Rabu, 08 Juli 2020

  • 09:21 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup negatif 0,86% pada level 10.343.
  • 09:20 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,56 USD/barel.
  • 09:19 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,98 USD/barel.
  • 09:19 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,01% terhadap Euro pada level 1,1275 USD/EUR.
  • 09:18 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Poundsterling pada level 1,2552 USD/GBP.
  • 09:16 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka negatif 0,13% pada level 25.943.
  • 09:15 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 1,51% pada level 25.890.
  • 09:14 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 0,35% pada level 2.156.
  • 09:14 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka positif 0,04% pada level 22.624.
  • 09:13 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka menguat 0,61% pada level 3.365.
  • 09:12 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka melemah 1,08% pada level 3.145.
  • 09:11 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka positif 0,35% pada level 2.670.
  • 09:09 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup negatif 1,53% pada level 6.189.
  • 09:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,11% terhadap Yuan pada level 7,02 CNY/USD.
  • 09:03 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,31% terhadap Dollar AS pada level 14.395 IDR/USD.

Hubungan India-China Menegang, Sejumlah Raksasa Teknologi Jadi Sandera! Impor Tertahan??

Hubungan India-China Menegang, Sejumlah Raksasa Teknologi Jadi Sandera! Impor Tertahan??

Baca Juga

WE Online, Bogor -

Produk-produk Apple, Cisco, dan Dell menjadi korban antara ketegangan antara India dan China. Asal tahu saja, pelabuhan-pelabuhan India kabarnya menahan impor dari China.

Meskipun tak ada pemberitahuan resmi dari pemerintah, petugas bea cukai di pelabuhan utama India telah menahan kontainer yang berasal dari China. Mereka meminta 'surat izin tambahan' dari para pembawa barang impor itu.

"Langkah itu dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara India dan China, setelah bentrokan perbatasan pekan lalu yang menewaskan setidaknya 20 tentara India," ujar sumber pemerintah dan industri, dikutip dari Reuters, Kamis (25/6/2020).

Baca Juga: Amerika Tetapkan 20 Perusahaan yang Didukung Militer China, Huawei Termasuk Nih???

Baca Juga: Dituduh Sekongkol Sama Pemerintah China, Huawei: Mana Buktinya??

Kurangnya kejelasan dan penundaan masuknya barang impor akan mengganggu operasional bisnis dan manufaktur, begitu menurut Forum Kemitraan Strategis AS-India (USISPF) kepada Kementerian Perdagangan India melalui surat.

Surat itu juga memuat, "pihak berwenang tiba-tiba menghentikan izin pengiriman industri yang datang dari China di sebagian besar pelabuhan dan bandara utama. Itu akan mengirim sinyal darurat kepada investor asing yang mencari prediktabilitas dan transparansi."

Dua sumber industri menyebut, produk Apple, Cisco, Dell, dan Ford termasuk dalam barang yang tertahan di pelabuhan dan bandara. Sumber ketiga menambahkan, komponen elektronik Foxconn, produsen kontrak Apple di India, juga terpengaruh.

Sayangnya, mereka tak menanggapi permintaan berkomentar. Begitu juga dengan Kementerian Keuangan India yang mengawasi Departemen Bea Cukai.

Tag: Apple Inc, China (Tiongkok), India

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: REUTERS/Mike Segar

loading...

Recommended Reading