Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Jum'at, 10 Juli 2020

  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup negatif 1,73% pada level 6.049.
  • 09:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,10% terhadap Yuan pada level 7,00 CNY/USD.
  • 09:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,16% terhadap Yen pada level 107,03 JPY/USD.
  • 09:02 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.803 USD/troy ounce.
  • 09:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,17% di awal sesi I.

Mantan Menkeu Diperiksa Kasus e-KTP

Mantan Menkeu Diperiksa Kasus e-KTP

Baca Juga

WE Online, Jakarta -

Mantan Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan dirinya dimintai keterangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perihal proses penganggaran proyek e-KTP.

Usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Kamis, Agus mengatakan pemeriksaannya kali ini hampir sama dengan pemeriksaan yang telah dilakukan sebelumnya pada 17 Mei 2019.

"Kurang lebih sama ini adalah untuk e-KTP. Jadi, ada tersangka Paulus, Isnu Fahmi, dan Miriam kemudian saya dimintakan keterangan terkait proses anggaran yang dilakukan Kemendagri, hubungan Kemenkeu dengan Komisi II DPR dan kita jelaskan kurang lebih yang ditanyakan sama," kata Agus.

Baca Juga: ICW Kasih Rapor Merah ke KPK Era Firli Bahuri

KPK memeriksa Agus sebagai saksi untuk tersangka baru dalam pengembangan kasus KTP-el, yaitu Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra Paulus Tannos (PST) dan kawan-kawan. Agus yang juga mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu pun menjelaskan soal multiyears contract atau kontrak tahun jamak dalam proyek KTP-el tersebut.

"Kalau permohonan multiyears contract itu harus diajukan kepada Kemenkeu, kalau Kemenkeu mereview dan menyetujui, artinya kalau melaksanakan proyek itu bisa dilaksanakan lebih dari 12 bulan. Jadi, untuk Kemendagri kalau seandainya sudah menunjuk satu vendor nanti tidak perlu lelang lagi tahun depannya karena sudah ada multiyears contract. Jadi, menjelaskan itu," tuturnya.

Tag: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Dermawan Wintarto Martowardojo

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso

loading...

Recommended Reading