Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Minggu, 05 Juli 2020

PA 212 Minta PDIP Jangan Lebay Soal...

PA 212 Minta PDIP Jangan Lebay Soal...

Baca Juga

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif meminta kepada Partai PDI Perjuangan atau PDIP tidak berlebihan atau lebay menanggapi insiden pembakaran bendera saat unjuk rasa menolak RUU HIP di Gedung DPR/MPR RI, Rabu, 24 Juni 2020.

Menurut Slamet Maarif, insiden pembakaran bendera PDI Perjuangan yang terjadi di depan Gedung DPR RI merupakan aksi spontanitas massa aksi. Apa yang dilakukan merupakan bentuk kekecewaan.

"Jadi enggak usah lebay dan berlebihan itu," ujar Slamet, Kamis, 25 Juni 2020.

Baca Juga: Bendera PDIP Dibakar Pendemo, Terus Bakal Tempuh Jalur Hukum PPP Malah Suruh...

Meminta melupakan masalah pembakaran, Slamet Ma'arif justru mengingatkan ada masalah dari pihak DPR yang belum membatalkan pembahasan RUU HIP dan menghilangkannya dari prolegnas. Karena itu, aksi unjuk rasa di DPR adalah reaksi kemarahan rakyat karena ada yang berusaha mengubah ideologi bangsa.

"Ketuhanan yang Maha Esa yang jadi dasar negara bakal diubah, bagaimana tidak marah? Bagaimana tidak marah? Diubah ekasila dan trisila," katanya.

Ia pun menegaskan akan mengawal proses RUU HIP hingga dibatalkan. Tak hanya itu, pihaknya akan mengusut secara hukum siapa inisiator RUU HIP yang membuat kegaduhan.

"Ini kan biang keroknya. Kalau PDIP merasa kecolongan pecat dong. Badan Kehormatan DPR menyelidiki, siapa orangnya pecat juga. Kalau usulan partai wajib pemerintah membubarkan partai ini," katanya.

Aksi bakar bendera PKI di depan gedung DPR oleh PA 212

Partner Sindikasi Konten: Viva

Tag: Alumni 212, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Viva

loading...

Recommended Reading