Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Sabtu, 11 Juli 2020

  • 09:07 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,66% pada level 10.617.
  • 09:06 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 1,44% pada level 26.075.
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup menguat 1,05% pada level 3.185.
  • 09:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 0,76% pada level 6.095.
  • 09:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Yen pada level 106,93 JPY/USD.
  • 09:00 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.798 USD/troy ounce.

Elektabilitasnya Kian Moncer, Sindir Demokrat: Gibran Kan Anak Presiden, Bukan Lurah

Elektabilitasnya Kian Moncer, Sindir Demokrat: Gibran Kan Anak Presiden, Bukan Lurah

Baca Juga

WE Online, Jakarta -

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution ikut merespons perihal elektabilitas putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka menyalip rivalnya dalam bursa pencalonan Walikota Solo, Achmad Purnomo.

Survei yang dilakukan Solo Raya Polling, menyebut 55 persen responden memilih Gibran jika pilkada dilaksanakan sekarang Juni 2020. Sementara, Purnomo hanya dipilih 36 persen responden.

Baca Juga: Jalan Tengah Purnomo vs Gibran, Dipasangkan Sekalian?

Baca Juga: Emang Bisa Gibran Ulangi Kesuksesan Ayahnya?

Dalam survei tersebut, Purnomo dipersepsikan oleh masyarakat kurang banyak turun. Beda dengan Gibran yang lebih masif, terjun langsung ke lapangan.

Terkait itu, Politisi Demokrat ini pun menilai ada yang kurang tepat dengan survei tersebut. Seolah, dipersepsikan elektabilitas Gibran baru bisa naik atau dia bisa jadi walikota Solo, karena pandemik corona.

"Maksud tukang survei ini, supaya Gibran bisa jadi walikota maka Solo harus terancam corona terus?" katanya dalam akun Twitternya, Seperti dikutip, Rabu (24/6/2020).

Sambungnya, "Usaha sih boleh, tapi yang cerdaslah. Ini kan menyangkut anaknya Pak Jokowi, saat ini Presiden RI, bukan lurah," ujarnya.

Tag: Gibran Rakabuming, Partai Demokrat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Joko Widodo (Jokowi), Achmad Purnomo

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Aprillio Akbar

loading...

Recommended Reading