Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Sabtu, 04 Juli 2020

  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,99% pada level 25.373.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,80% pada level 2.152.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,72% pada level 22.306.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 2,01% pada level 3.152.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,59% pada level 2.652.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,40% pada level 6.215.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,01% terhadap Yuan pada level 7,06 CNY/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 1,01% terhadap Dollar AS pada level 14.522 IDR/USD.

Buzzer Itu Nyata, Setelah Prabowo Jadi Menteri, Gak Ada Lagi Bully Jenderal Gak Bisa Wudhu..

Buzzer Itu Nyata, Setelah Prabowo Jadi Menteri, Gak Ada Lagi Bully Jenderal Gak Bisa Wudhu..

Baca Juga

WE Online, Jakarta -

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Tengku Zulkarnain menilai bahwa keberadaan?influencer negatif atau buzzer bayaran tampaknya beber-benar nyata.

Ia pun menilai saat Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto berada di luar pemerintahan, hinaan, caci maki sangat ramai. Namun, setelah Prabowo menjadi Menteri Pertahanan Preisden Joko Widodo (Jokowi), bullyan tersebut mendadak hilang.

Baca Juga: Elektabilitas Prabowo Mendadak Melorot saat...

Baca Juga: Masih Berkeras Soal Isu PKI Dibuat Kadrun, Poyuono Gak Takut Temui Prabowo...

"Siapa bilang buzzers tidak dipelihara? Buktinya saat pak @prabowo oposisi tiap hari hujan caci maki; anak China, jenderal pecatan, tidak bisa wudhu, tidak salat Jumat dan lain-lain. Begitu beliau jadi Menhan, mendadak bully senyap ditelan bumi," ucapnya dalam akun Twitternya, Selasa (23/6/2020).

Lanjutnya, setelah Prabowo gabung pemerintah, justru yang jadi sasaran buzzer adalah para tokoh agama dan oposisi.

"Sekarang ustadz dan tokoh oposisi alami hal yang sama," tukasnya.

Tag: Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Tengku Zulkarnain, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Bullying

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Istimewa

loading...

Recommended Reading