Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Kamis, 09 Juli 2020

  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,59% pada level 26.129.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,24% pada level 2.158.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,78% pada level 22.438.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 1,74% pada level 3.403.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,31% pada level 2.669.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,17% pada level 6.200.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yuan pada level 7,01 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,21% terhadap Dollar AS pada level 14.410 IDR/USD.

Gerindra Pastikan Pancasila Sudah Final, Jangan...

Gerindra Pastikan Pancasila Sudah Final, Jangan...

Baca Juga

Partai Gerindra memastikan tidak akan ada yang bisa mengubah Pancasila sebagai dasar negara termasuk RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang jadi kontroversi. Pancasila sebagai dasar negara sebagaimana termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dinyatakan sudah final.

"Pancasila tidak bisa ditawar-tawar atau digantikan oleh ideologi apapun. Bagi Gerindra, ini akan terus dijaga dan diperjuangkan," ujar Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani di Medan, belum lama ini.

Baca Juga: Gerindra dan PKS Pertanyakan Pembatalan Asimilasi Habib Bahar ke Menkumham

Muzani yang juga menjabat Wakil Ketua MPR itu menegaskan Pancasila tidak dapat diubah sebab Indonesia terlahir karena Pancasila. "Dan Pancasila menjadi eksis karena kita semua. Karena itu, sebagai rakyat Indonesia yang ber-bhineka maka kebhinekaan tidak boleh menyebabkan kita tercerai-berai," tegas Muzani.

Dia mengingatkan bahwa saat Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, seluruh elemen bangsa bersatu meski berbeda-beda latar belakangnya.

Pendiri bangsa justru meyakini perbedaan akan melahirkan kekuatan. Maka dirumuskanlah Pancasila pada tanggal 18 Agustus 1945. Semua elemen bangsa bersatu dalam bingkai Negara kesatuan Republik Indonesia di bawah Pancasila.

"Itu sebabnya, Partai Gerindra merasa rumusan Pancasila pada tanggal 18 Agustus 1945 adalah rumusan yang final. Rumusan yang merupakan kesepakatan seluruh pendiri bangsa. Rumusan yang merupakan kesepakatan dari berbagai macam latar belakang para pemimpin kita," bebernya.

"Kita sekarang mewarisi dan harus menjaga rumusan itu sebagai sebuah kekuatan bangsa kita," imbuh Muzani.

Ia pun meminta seluruh rakyat mengambil peran dan tugas untuk terus menjaga Pancasila. "Mari kita amalkan nilai-nilai Pancasila dengan bergotong-royong dan saling membantu, tanpa mengenal latar belakang, dalam menghadapi situasi negara saat ini," tutup Muzani.

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Tag: Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), pancasila

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Arif Firmansyah

loading...

Recommended Reading