Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Kamis, 09 Juli 2020

  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,59% pada level 26.129.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,24% pada level 2.158.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,78% pada level 22.438.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 1,74% pada level 3.403.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,31% pada level 2.669.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,17% pada level 6.200.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yuan pada level 7,01 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,21% terhadap Dollar AS pada level 14.410 IDR/USD.

Jawaban Nadiem saat Ditanya Apakah Mata Pelajaran Agama Dilebur?

Jawaban Nadiem saat Ditanya Apakah Mata Pelajaran Agama Dilebur?

Baca Juga

WE Online, Jakarta -

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim membantah jika ia telah melebur mata pelajaran agama dengan mata pelajaran lainnya.

"Tidak ada keputusan peleburan mata pelajaran agama dengan lainnya," ujar Nadiem dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR secara virtual di Jakarta, Senin.

Mantan bos Gojek itu menyatakan telah melakukan berbagai macam skenario dan perencanaan mengenai perampingan atau penyederhanaan kurikulum sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

"Tapi kami tegaskan lagi, tidak ada rencana atau keputusan mata pelajaran agama," kata dia, menegaskan.

Baca Juga: Kenapa Nadiem Pilih Neflix, Padahal Bukan Buatan Anak Bangsa?

Hingga saat ini, mata pelajaran agama masih menjadi subjek mata pelajaran yang diajarkan di sekolah. Oleh karena itu, Nadiem meminta agar masyarakat tidak lagi bingung.

Munculnya isu mengenai peleburan mata pelajaran agama itu berawal dari salinan rancangan penyederhanaan kurikulum, yang menggabungkan mata pelajaran agama dan PPKN.

Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda meminta agar peleburan itu tidak dilakukan karena dua mata pelajaran tersebut (agama dan PPKN) memiliki filosofi dan muatan yang tidak bisa digantikan satu sama lain.

Materi mata pelajaran agama, kata Huda, perlu untuk menanamkan nilai-nilai agama pada peserta didik. Nilai agama yang dimaksud, yakni nilai toleransi, nilai inklusivitas, dan sikap moderasi dalam kehidupan.

Tag: Nadiem Makarim, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

loading...

Recommended Reading