Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Senin, 06 Juli 2020

  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,43% di akhir sesi I.
  • 09:05 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,43% terhadap Dollar AS pada level 14.460 IDR/USD.
  • 09:00 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,40 USD/barel.
  • 08:59 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 43,00 USD/barel.
  • 08:58 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,21% terhadap Euro pada level 1,1272 USD/EUR.
  • 08:57 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,2485 USD/GBP.
  • 08:56 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka menguat 1,28% pada level 25.673.
  • 08:54 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 1,27% pada level 2.179.
  • 08:48 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka menguat 0,99% pada level 22.527.
  • 08:47 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka positif 1,11% pada level 3.187.
  • 08:47 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka menguat 0,23% pada level 2.659.
  • 08:46 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,10% terhadap Yuan pada level 7,05 CNY/USD.
  • 08:44 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,20% terhadap Yen pada level 107,72 JPY/USD.
  • 08:44 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.773 USD/troy ounce.

Indikator Politik: Anies Sulit Ambil Hati Partisan Jokowi

Indikator Politik: Anies Sulit Ambil Hati Partisan Jokowi

Baca Juga

WE Online, Jakarta -

Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi, mengungkapkan bahwa peran partisan begitu berdampak pada elektabilitas Anies Baswedan, Ridwan Kamil (RK), dan Ganjar Pranowo. Meskipun, kinerja ketiganya sama-sama cukup baik di tengah penanganan pandemi Covid-19.

Burhanuddin menjelaskan, saat ini ada dua partisan besar dampak Pemilihan Presiden 2019, yaitu kubu Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto. Akan tetapi, Anies disebutnya sulit untuk meraih dukungan dari kubu Jokowi.

Baca Juga: Anies Baswedan: Bapak Jokowi yang Saya Hormati...

"Mungkin selama ini, narasi Mas Anies yang dipakai dianggap mengaleniasi basis pendukung Jokowi sehingga apa pun yang dikerjakan Anies, baik atau buruk akan di-frame negatif," ujar Burhanuddin dalam sebuah webinar, Minggu (21/6/2020).

Faktor partisan, dijelaskannya, adalah dukungan yang tak memandang kinerja dari seorang tokoh. Namun, hal inilah yang membuat elektabilitas Anies sulit untuk meningkat. "Karena suara dari partisan Prabowo, sudah diambil Prabowo, oleh Kang Emil juga Mas Ganjar," ujar Burhanuddin.

Hal berbeda justru terjadi pada RK dan Ganjar. Keduanya, kata Burhanuddin, justru dapat meraih dukungan dari partisan Jokowi dan Prabowo.

Hal inilah yang membuat elektabilitas Anies menurun, berdasarkan survei Indikator Politik. Sementara, elektabilitas RK dan Ganjar mengalami kenaikan elektabilitas cukup besar. "Dukungan pada Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil kini cenderung meningkat dibandingkan temuan Februari lalu," ujar Burhanuddin.

Tingkat popularitas Anies juga disebutnya yang tertinggi dibandingkan RK dan Ganjar. Namun, tingkat ketidaksukaan Gubernur DKI Jakarta itu juga yang tertinggi ketimbang kedua kepala daerah lainnya.

Pandemi Covid-19 dapat dimanfaatkan ketiganya untuk meningkatkan elektabilitas ketiganya. Sebab, masyarakat pada akhirnya akan melihat kinerja dari Anies, RK, dan Ganjar.

"Ada insetif baiknya buat pemimpin-pemimpin buat bekerja lebih baik. Tetapi angka-angka tadi belum pasti, karena belum ada yang memimpin jauh," ujar Burhanuddin.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Tag: politik, Indikator Politik Indonesia, Anies Baswedan, Joko Widodo (Jokowi), Prabowo Subianto Djojohadikusumo

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Suwandy

loading...

Recommended Reading