Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Jum'at, 10 Juli 2020

  • 09:17 WIB. Valas - Rupiah dibuka melemah 0,16% terhadap Dollar AS pada level 14.418 IDR/USD.
  • 09:15 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,53% pada level 10.547.
  • 09:14 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,37 USD/barel.
  • 09:13 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,20 USD/barel.
  • 09:12 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Euro pada level 1,1276 USD/EUR.
  • 09:11 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,09% terhadap Poundsterling pada level 1,2595 USD/GBP.
  • 09:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka negatif 0,57% pada level 26.059.
  • 09:09 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 1,39% pada level 25.706.
  • 09:08 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka melemah 0,49% pada level 2.157.
  • 09:08 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka melemah 0,26% pada level 22.471.
  • 09:07 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka negatif 0,78% pada level 3.423.
  • 09:06 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 0,56% pada level 3.152.
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup negatif 1,73% pada level 6.049.
  • 09:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,10% terhadap Yuan pada level 7,00 CNY/USD.
  • 09:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,16% terhadap Yen pada level 107,03 JPY/USD.

Duh!! Gegara Pertalite, Ahok Lagi, Ahok Lagi yang Kena Semprot Orang 212...

Duh!! Gegara Pertalite, Ahok Lagi, Ahok Lagi yang Kena Semprot Orang 212...

Baca Juga

WE Online, Jakarta -

Ketua Media Center PA 212, Novel Bamukmin turut menanggapi kabar yang meyebutkan PT Pertamina (Persero) akan mengurangi produk Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk menuruti aturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait pembatasan research octane number (RON) atau oktan BBM.

Diketahui, Pertamina saat ini tengah berkoordinasi dengan pemerintah terkait rencana produk BBM premium dan pertalite akan dihapus. Namun penghapusan dua jenis BBM itu belum mencapai keputusan.

Baca Juga: Jika RUU HIP Disahkan, Orang 212 Malah Nitip Ini Dimasukkan dalam Pancasila, Sila Kesatu Lagi

Baca Juga: Orang 212 Bocorkan Kriteria Capres 2024, Prabowo Sudah Gak Laku?

Menurut Novel, hal ini justru karena adanya kehadiran Ahok di Pertamina. Sambungnya, Ahok yang juga Komisaris Utama Pertamina, merupakan produk gagal yang sengaja dipasang untuk menyulut kegaduhan.

“Saya bilang dari dulu Ahok dijadikan Komut Pertamina maka akan menjadi musibah buat rakyat akan dibuat resah lagi karena Ahok tidak pernah lepas dari sumber masalah serta produk gagal dan memang dipasang untuk dijadikan sumber kegaduhan dan adu domba,” katanya kepada wartawan, Kamis (18/6/2020).

Tag: Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), PT Pertamina (Persero), Alumni 212, Bahan Bakar Minyak (BBM)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Istimewa

loading...

Recommended Reading