Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Minggu, 05 Juli 2020

Fadli Zon Ngomel Ada Pria Digarap Polisi Gegara Guyonan Gus Dur: Indonesia Mendekati...

Fadli Zon Ngomel Ada Pria Digarap Polisi Gegara Guyonan Gus Dur: Indonesia Mendekati...

Baca Juga

WE Online, Jakarta -

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengaku menyesal terkait sikap kepolisian yang memeriksa seorang warga karena mengkritik Polisi dengan mengutip pernyataan Presiden Keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di akun media sosialnya.

Diketahui, Warga Kepulauan Sula, Maluku Utara, tersebut bernama Ismail Ahmad harus berurusan dengan Polisi karena menulis kutipan Gus Dur yang berbunyi, "Hanya ada tiga Polisi jujur di Indonesia: Patung Polisi, Polisi Tidur, dan Jenderal Hoegeng".

Baca Juga: Fadli Zon Puji Sikap Pemerintah Jokowi, 'Langsung Cabut Saja'

Baca Juga: RUU HIP Ramai-ramai Ditolak, Fadli Zon: Borok!

Terkait itu, Fadli pun menilai sikap Kepolisian menunjukann bawah Republik Indonesia semakin jauh dari demokrasi dan bahkan mendekati otoritarianisme.

“Inilah salah satu contoh menunjukkan kita makin jauh dari demokrasi dan mendekati otoritarianisme. Mengutip Gus Dur saja bisa urusan dengan Polisi. Kok masih berani bilang negara demokrasi,” kritiknya dalam akun Twitternya, Kamis (18/6/2020).

 

Tag: Fadli Zon, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

loading...

Recommended Reading