Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Kamis, 09 Juli 2020

  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka positif 0,75% pada level 3.428.
  • 09:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka menguat 0,04% pada level 2.670.
  • 09:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Yuan pada level 6,99 CNY/USD.
  • 09:02 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yen pada level 107,32 JPY/USD.
  • 09:01 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,19% di awal sesi I.
  • 09:01 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.809 USD/troy ounce.
  • 09:00 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup negatif 0,55% pada level 6.156.
  • 08:59 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 0,78% pada level 3.169.

Pengacara Polisikan Pelaporan Ruslan Buton

Pengacara Polisikan Pelaporan Ruslan Buton

Baca Juga

WE Online, Jakarta -

Pengacara Tonin Tachta Singarimbun selaku kuasa hukum Ruslan Buton menyatakan akan mempidanakan Aulia Fahmi selaku pelapor video yang menyeret kliennya ke kepolisian. Ruslan saat ini berstatus tersangka dan tengah mengajukan praperadilan ke PN Jakarta Selatan.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Mengerikan Ruslan Buton

"Kita mau pidanakan juga si pelapornya," kata Tonin usai sidang gugatan Praperadilan Ruslan Buton di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (17/6).

Menurut Tonin, kasus yang menimpa kliennya bukan kasus biasa, mengingat penetapan tersangka yang disematkan kepada Ruslan Buton terbilang cepat dan tidak sesuai prosedur. Tonin menyebutkan prosedur administrasi yang dilakukan oleh penyidik tidak benar, kliennya ditetapkan sebagai tersangka tidak sesuai prosedur yang berlaku.

"Ruslan jadi tersangka alat bukti tidak cukup. Penetapan status tersangka harusnya didahului dengan pemanggilan, dua kali pemanggilan barulah jadi tersangka, kalau belum datang jadi tersangka, kalau datang belum tentu, jadi ada gelar perkara," kata Tonin.

Menurut Tonin, kliennya ditetapkan jadi tersangka tanggal 26 Mei 2020. Sejak ditangkap tanggal 28 Mei dan ditahan tanggal 29 Mei 2020, dirinya belum pernah menemani kliennya untuk di BAP.

"Kenapa kita praperadilan, jadi terlampau cepat, tanggal 22 Mei itu hari Jumat, tanggal 23 Mei itu Sabtu malam takbiran, 24 dan 25 Lebaran, tanggal 26 sudah jadi tersangka, polisi kan libur juga, masak tidak libur, untuk penyelidikan itu perlu waktu lama, kalau benar ini laporan biasa," kata Tonin.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Tag: Ruslan Buton, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Twitter/mas__piyuuu

loading...

Recommended Reading