Saham Bank Bukopin Terperosok, Efek Pengambilalihan Kookmin Bank?

Saham Bank Bukopin Terperosok, Efek Pengambilalihan Kookmin Bank? Foto: Istimewa

Selang sehari sebelum menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) saham PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) malah mengalami penurunan yang cukup dalam sebesar 1.01% atau 2 poin menjadi Rp197 per saham dari Rp199 per saham. 

 

Malah, saham Bukopin sempat terjerembab hingga ke posisi Rp195  per saham pada perdagangan hari ini. Ada sebanyak 507,528 saham yang diperdagangkan sebanyak 2.161 kali hinggsa mencapai Rp10,02 miliar. Saat ini kapitalisasi pasar Bank Bukopin tercatat sebesar Rp2,3 triliun. 

 

Baca Juga: Bank Bukopin Pastikan KB Kookmin Bank Telah Realisasikan Komitmennya

 

KB Kookmin Bank, sebagai pemegang saham terbesar kedua di Bank Bukopin, merealisasikan komitmennya mendukung penguatan likuiditas dan permodalan bank. KB telah menyetorkan dana segar ke Bank Bukopin. 

 

Direktur Operasi dan TI Bank Bukopin, Adhi Brahmantya menyatakan bahwa proses yang telah dilakukan dengan KB untuk menjadi pemegang saham pengendali baru, masih terus berjalan baik di regulator Indonesia maupun Korea Selatan. Untuk membuktikan komitmen KB sebagai salah satu pemegang saham utama Bank Bukopin, KB telah menyuntikkan dana untuk mendukung likuiditas bank. Sebagai bank terbesar di Korea Selatan, akusisi KB Kookmin Bank terhadap Bank Bukopin adalah pertanda positif ditengah lesunya sentimen pasar terhadap ekspansi bisnis dan perekonomian.

 

“Tentu hal ini adalah bukti, bahwa akusisi KB Kookmin Bank (terhadap Bukopin) adalah langkah nyata dari optimisme terhadap Bank Bukopin. Sebagai bank penyalur kredit retail (UMKM dan Konsumer) dengan potensi pertumbuhan yang berkelanjutan ke depannya,” terang Adhi. 

 

Baca Juga: Bakal Dikuasai Bank Asal Korea, Saham Bukopin Bak Melayang-layang di Awan

 

Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko Bank Bukopin, Jong Hwan Han, yang merupakan Direktur yang ditunjuk oleh KB menambahkan, dalam waktu dekat KB akan merealisasikan keinginannya menjadi pemegang saham pengendali baru Bukopin dengan kepemilikan minimal 51%, dengan memenuhi proses dan ketentuan yang berlaku baik di Indonesia maupun di Korea Selatan. “Kami berharap nasabah semakin yakin bertransaksi keuangan dengan Bank Bukopin, mengingat sinergi dengan KB akan semakin kuat untuk menopang pertumbuhan bisnis ke depannya,” pungkasnya.  

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini