Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2020

  • 13:33 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,09 USD/barel.
  • 13:31 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,56 USD/barel.
  • 13:29 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Euro pada level 1,1303 USD/EUR.
  • 13:24 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,2489 USD/GBP.
  • 13:20 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,20% terhadap Yen pada level 107,56 JPY/USD.
  • 13:18 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.784 USD/troy ounce.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,06% di akhir sesi I.

Apa Itu Bank Sekunder?

Apa Itu Bank Sekunder?

Baca Juga

WE Online, Jakarta -

Bank Sekunder adalah bank yang tidak dapat menciptakan alat pembayaran dan hanya berperan sebagai perantara dalam perkreditan. Contohnya adalah Bank Perkreditan Rakyat, Bank Pembangunan Daerah dan Bank Tabungan Negara (BTN dan BTPN).

Untuk diketahui, BPR adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

Bank sekunder bertugas sebagai perantara dalam menyalurkan kredit. Yang tergolong dalam bank sekunder adalah bank-bank tabungan dan bank-bank lainya (bank pembangunan dan bank hipotik) yang tidak boleh menciptakan uang giral.

Baca Juga: Apa Itu Bank Retail?

Manfaat Bank Sekunder

Bank sekunder atau secondary bank reserve merupakan sarana pelengkap cadangan primer bank yang bersifat likuid, yaitu apabila diperlukan dapat segera diuangkan. Seperti apabila ada kebutuhan untuk membayar penarikan dana pihak ketiga di luar kewajaran atau untuk keperluan ekspansi kredit.

Untuk kebutuhan tersebut biasanya cadangan sekunder yang berbentuk surat berharga dengan peringkat tinggi, berisiko rendah, berjangka waktu pendek dan sangat mudah dijual serta dapat dengan segera dikonversikan menjadi uang tunai.

Dengan demikian bank sekunder dapat menjadi alternatif tempat “parkir” bagi perbankan yang mengalami kelebihan likuiditas disebabkan perlambatan penyaluran kredit dan penambahan likuiditas dari penurunan giro wajib minimum (GWM) primer.  Secondary bank reserve akan memberikan pendapatan bagi bank dari dana-dana yang menganggur.

Tag: bank sekunder, Bank Perkreditan Rakyat (BPR), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: Unsplash/Rawpixel

loading...

Recommended Reading