Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Sabtu, 11 Juli 2020

  • 09:07 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,66% pada level 10.617.
  • 09:06 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 1,44% pada level 26.075.
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup menguat 1,05% pada level 3.185.
  • 09:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 0,76% pada level 6.095.
  • 09:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Yen pada level 106,93 JPY/USD.
  • 09:00 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.798 USD/troy ounce.

Gak Pusingkan Data Pasien Positif, Orang Demokrat: Begini Mantan Menteri? Edan..!!

Gak Pusingkan Data Pasien Positif, Orang Demokrat: Begini Mantan Menteri? Edan..!!

Baca Juga

WE Online, Jakarta -

Politikus Pantai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyindir keras pola pikir Gubernur DKI Jakarta yang tidak mau memikirkan data virus corona atau Covid-19 per harikarena menurutnya data tersebut tidak mewakili data terbaru.

Menurut Ferdinang, justru data harian sangat penting untuk melakukan evaluasi secara kompeherensif dan integratif. Sambungnya, sehingga akan berguna untuk mengambil kebijakan.

"Mantan Menteri Pendidikan yg menjabat Gubernur pola pikirnya seperti ini? Data harian itu SANGAT penting utk melakukan evaluasi secara kompeherensif dan integratif. Bukan sekedar angka2 bacaan krn statistik sgt berguna utk memutuskan kebijakan. Edan..!!," tulisnya dalam akun Twitternya, Senin (15/6/2020).

Sebelumnya, Gubernur Anies mengaku melihat perkembangan virus corona di wilayahnya tidak berdasarkan data per hari.

Menurut Anies, data tersebut tidak mewakili data terbaru. "Kalau Anda menemukan (data) tes hari ini artinya (hanya) laporan harian. Belum tentu tertular hari ini, belum tentu ditesnya hari ini," kata Anies di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu, (14/6/ 2020).

Ia meyakini laporan penyebaran covid-19 per hari berdasarkan hasil uji labarotorium seminggu hingga dua minggu ke belakang. 

Tag: Anies Baswedan, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), The New Normal, Ferdinand Hutahaean, Virus Corona, Partai Demokrat

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

loading...

Recommended Reading