Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2020

  • 09:20 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,52% terhadap Dollar AS pada level 14.415 IDR/USD.
  • 09:19 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Yen pada level 107,36 JPY/USD.
  • 09:17 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 2,21% pada level 10.433.
  • 09:16 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,44 USD/barel.
  • 09:16 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,88 USD/barel.
  • 09:15 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Euro pada level 1,1316 USD/EUR.
  • 09:14 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Poundsterling pada level 1,2500 USD/GBP.
  • 09:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka menguat 0,05% pada level 26.352.
  • 09:12 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup menguat 1,78% pada level 26.287.
  • 09:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka melemah 0,36% pada level 2.180.
  • 09:10 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka melemah 0,65% pada level 22.566.
  • 09:09 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka menguat 0,95% pada level 3.364.
  • 09:08 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 1,59% pada level 3.179.
  • 09:07 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka positif 0,08% pada level 2.691.
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 2,09% pada level 6.285.

Cetus Orang Demokrat: Untung Indonesia Presidennya Bukan...

Cetus Orang Demokrat: Untung Indonesia Presidennya Bukan...

Baca Juga

WE Online, Jakarta -

Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyindir Mantan Komisaris Utama Pelindo I, Refly Harun terkait obralan dirinya dengan Ustad Abdul Somad di kanal YouTube pribadinya.

Tampak, dalam obrolan keduanya sempat membahas pemecatan TNI bernama Ruslan Buton terkait surat terbuka agar Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mundur dari jabatannya.

Menurut Ferdinand, untung Refly Harun tidak menjadi presiden Indonesia. "Beruntunglah Indonesia bung @ReflyHZ tdk jd presiden. Sy tidak bs bayangkan jika ini terjadi, dugaan saya istana akan disesaki oleh kelompok pecatan yang akan menjadikan istana sebagai tempat nongkrong merancang hal-hal buruk sprt yg dilakukan Ruslan," tulisnya dalam akun Twitternya, Selasa (9/6/2020).

Baca Juga: Demokrat Tegas: Bukan Jubir, Ocehan Ferdinand Hutahaean Tidak Mewakili Partai

Baca Juga: Bilang Era Jokowi Mirip Orde Baru, Ruhut ke Refly Harun: Masih Sakit Hati Dipecat?

Sebelumnya juga, Pakar hukum tata negara Refly Harun mengatakan dirinya akan mengundang langsung Ruslan Buton untuk bertemu apabila dirinya menjadi presiden Indonesia. Katanya, dalam YouTube Refly Harun, Sabtu (6/6/2020).

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Refly Harun, Ferdinand Hutahaean, Partai Demokrat

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Istimewa

loading...

Recommended Reading