Caplok Rabobank, BCA Rogoh Kocek Rp500 Miliar

Caplok Rabobank, BCA Rogoh Kocek Rp500 Miliar Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Proses akuisisi PT Bank Rabobank International Indonesia (Rabobank) oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus bergulir. Berdasarkan ringkasan rancangan akuisisi yang dirilis perseroan, BCA memperkirakan nilai akuisisi sementara Rabobank sebesar Rp500 miliar. Angka itu merupakan nilai keseluruhan, sudah termasuk premium US$20,5 juta.

Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA, Hera F Haryn menegaskan bahwa nilai akuisisi final akan berdasarkan laporan keuangan aktual saat tanggal penyelesaian transaksi.

Menurutnya, nilai akuisisi final mengacu pada nilai ekuitas Rabobank yang telah disesuaikan (adjusted equity), lalu ditambah premium yang bersifat tetap sebesar US$20,5 juta.

Baca Juga: Saham BCA Terbang Setelah Asing Suntik Hingga Hampir Rp1 Triliun

"Sehingga saat ini, estimasi total nilai akuisisi adalah Rp500 miliar. Nilai Rp500 miliar ini adalah nilai keseluruhan, sudah termasuk premium US$20,5 juta," ujarnya di Jakarta, Selasa (9/6/2020).

Nantinya, para pembeli akan mengakuisisi seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh pada Rabobank. Sehingga BCA akan memiliki 3.719.069 saham yang mewakili 99,999973 persen dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor pada Rabobank. Kemudian BCA Finance akan memiliki 1 saham yang mewakili 0,000027 persen dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor pada Rabobank.

"Pelaksanaan akuisisi bergantung dari pemenuhan persyaratan yang diatur dalam peraturan perundang undangan yang berlaku antara lain persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham BCA dan Rabobank, persetujuan BCA selaku calon pemegang saham pengendali dari OJK serta izin akuisisi dari OJK (Divisi Perbankan) yang menyetujui akuisisi saham Rabobank oleh BCA," jelas Hera.

Rencananya BCA akan mengajukan izin akuisisi saham Rabobank ke OJK pada 5 Agustus 2020. Dengan begitu diharapkan proses penandatanganan akta akuisisi Rabobank oleh BCA dapat dilakukan pada 10 September 2020.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini