Corona Tak Halangi Langkah BCA Mencaplok Rabobank, Angkanya Bikin Melongo

Corona Tak Halangi Langkah BCA Mencaplok Rabobank, Angkanya Bikin Melongo Foto: Vicky Fadil

Kondisi pandemi virus Corona (Covid-19) tak menghalangi langkah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) untuk mengambil alih PT Rabobank International Indonesia (Rabobank). Untuk mencaplok Rabobank perseroan akan menggelontorkan dana hingga senilai Rp500 miliar. 

 

Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA, Hera F Haryn mengungkapkan bahwa estimasi total nilai akuisisi Rabobank yang sebesar Rp500 miliar sudah termasuk premium US$20,5 juta.

 

“Dapat kami tegaskan kembali bahwa nilai akuisisi final akan berdasarkan laporan keuangan aktual pada saat tanggal penyelesaian transaksi. Nilai akuisisi final akan mengacu kepada nilai ekuitas Rabobank yang telah disesuaikan (adjusted equity) lalu ditambah premium yang bersifat tetap sebesar US$20,5 juta,” katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (9/6/2020). 

 

Baca Juga: Saham BCA Terbang Setelah Asing Suntik Hingga Hampir Rp1 Triliun

 

Menurutnya, dana akuisisi akan berasal dari dana yang tersimpan sebagai laba ditahan (retained earnings). BCA menjamin bahwa pendanaan tersebut tidak berasal dari pinjaman atau fasilitas pembiayaan dalam bentuk apapun dari suatu Bank atau pihak lain di Indonesia. 

 

Dalam keterangan yang dilampirkan, BCA akan membeli 3.719.069 Saham atau 99,999973% dari total Saham yang telah ditempatkan dan disetor pada Rabobank. Dimana, BCA Finance, yang merupakan anak perusahaan BCA, akan membeli 1 Saham dari Cooperatieve Rabobank U.A. yang mewakili 0,000027% dari total Saham yang telah ditempatkan dan disetor pada Rabobank. 

 

Alhasil, setelah pelaksanaan Rencana Akuisisi, BCA akan menjadi pemegang saham pengendali dari Rabobank. Dengan demikian, BCA merupakan pihak yang mengakuisisi sehubungan dengan Rencana Akuisisi.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini