Sadis! Perusahan Milik Luhut Untung Gede-Gedean di Awal 2020, Melonjak Drastis Lebih dari 200%

Sadis! Perusahan Milik Luhut Untung Gede-Gedean di Awal 2020, Melonjak Drastis Lebih dari 200% Foto: Antara/Nurul Ramadhan

Perusahaan batu bara milik Menko Luhut Binsar Pandjaitan, yakni PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA) mencetak kinerja keuangan yang teramat positif pada awal tahun 2020 ini. Dari segi pendapatan, TOBA membukukan kenaikan hingga 53,21% dari US$109,80 juta pada awal tahun 2019 menjadi US$167,09 juta pada awal tahun 2020. 

Baca Juga: Habis Setor Duit Belasan Triliun ke Philip Morris, HM Sampoerna Dikeroyok Investor Buat Tarik Cuan

Dilansir dari laporan keuangan perusahaan, kenaikan pendapatan ini berimbas drastis pada pencapaian laba bersih perusahaan yang angka kenaikannya lebih dari 200%. Per Maret 2020, TOBA mengantongi keuntungan bersih sebesar US$19,37 juta, meningkat 218% dari capaian tahun sebelumnya yang sebesar US$6,09 juta. 

Baca Juga: Cuan Amblas Nyaris 200%, Perusahaan Milik Konglomerat Prajogo Pangestu Telan Pil Pahit pada Q1 2020

Jika ditelisik lebih dalam, lonjakan pendapatan perusahaan sebagian besar ditopang oleh lonjakan penjualan batu bara ke pihak ketiga luar negeri yang mencapai 3,61% menjadi US$86 juta, sedangkan untuk penjualan batu bara pihak ketiga dalam negeri tercatat sebesar US$1,29 juta. 

Kontributor terbesar berikutnya adalah pendapatan dari segmen konstruksi yang lonjakan kinerjanya lebih dari 286% menjadi US$78,34 juta. Lebih lanjut, TOBA juga mengantongi pendapatan sebesar US$78,34 juta dari sektor pembangkit listrik. Kemudian, dari pos beban, TOBA mencatat ada penurunan pada beban umum dan administrasi dari US$6,50 juta menjadi US$6,12 juta. Begitu pun juga dengan beban penjualan yang mengalami penurunan dari US$245 ribu menjadi hanya US$184 ribu. 

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini