Selama Pandemi, Minat Beli Mobil Baru Masih Tinggi

Selama Pandemi, Minat Beli Mobil Baru Masih Tinggi Foto: Honda

Minat masyarakat untuk membeli mobil baru masih terjaga meski di tengah pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19 di Indonesia. Hal ini terlihat dari nilai transaksi yang dicatatkan Honda pada jalur online justru meningkat secara pesat.

Public Relations & Digital Manager PT Honda Prospect Motor (HPM), Yulian Karfili, mengungkapkan bahwa meskipun secara umum penjualan mobil di Indonesia turun pada bulan April dan Mei 2020, tren penjualan mobil-mobil Honda yang dilakukan melalui jalur online justru meningkat secara pesat.

Baca Juga: Jual Satu Unit Kapal Motor, Sillo Maritime Kantongi Pendapatan hingga Rp2,32 Miliar

"Hingga akhir bulan Mei lalu, tercatat lebih dari 20% dari total penjualan mobil Honda di Indonesia dilakukan secara online. Jumlah tersebut jauh meningkat dibanding kondisi pada akhir tahun 2019 lalu yang masih di bawah 5% dari seluruh total penjualan," kata Yulian di Jakarta, Jumat (5/6/2020).

Ia mengatakan bahwa untuk mendukung penjualan secara online, Honda menggunakan website sebagai platform utamanya, di mana konsumen bisa mendapatkan informasi lengkap mengenai produk, harga, dealer, serta program penjualan yang berlaku.

Sementara itu, untuk melengkapi pengalaman seperti layaknya di showroom, konsumen juga dapat melihat eksterior dan interior mobil dengan tampilan 360 derajat, memilih warna, serta menambakan berbagai aksesoris dalam format tiga dimensi.

Melalui website, konsumen juga dapat mengunduh brosur atau meminta dihubungi oleh dealer jika berminat untuk mencari informasi lebih lanjut. Di sisi lain, untuk makin memudahkan konsumen melakukan transaksi secara online, Honda juga menggandeng beberapa situs e-commerce, yaitu Blibli dan Tokopedia.

Lewat kerja sama ini, sambungnya, Honda akan membuka toko resmi (official store) serta memberikan promo eksklusif untuk konsumen yang melakukan pembelian di kedua situs penjualan online tersebut.

"Selama masa pandemi ini, fokus Honda adalah terus memberikan layanan untuk memudahkan konsumen dari sisi penjualan maupun purna jual, terutama dalam kondisi pembatasan sosial yang mengharuskan konsumen tetap tinggal di rumah. Karena itu, jalur digital menjadi sarana yang paling tepat untuk menjalin komunikasi dengan konsumen pada saat ini," pungkasnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini