UC Web Indonesia Bantah UC News Akan Hentikan Operasional

UC Web Indonesia Bantah UC News Akan Hentikan Operasional Foto: Agus Aryanto

UC Web Indonesia membantah pemberitaan tentang adanya laporan yang menyebut aplikasi agregator milik anak usaha Alibaba ini terancam setop beroperasi karena adanya perlambatan pertumbuhan.

Sebelumnya, Rabu (3/6/2020), mengutip media China (KrAsia), Warta Ekonomi memuat berita tentang kemungkinan UC News akan bergabung dengan layanan medis Alibaba, Ali Health, akibat perlambatan pertumbuhan.

Baca Juga: Bagikan Kupon Belanja Rp50 M, UC Browser Tarik 4 Juta Orang Indonesia

Menanggapi pemberitaan tersebut, juru bicara UC Web Indonesia mengatakan, berita KrAsia yang dimuat pada 3 Juni 2020 itu tidak benar dan tidak ada rencana untuk menghentikan operasional UC News sama sekali. Pernyataan tersebut menurutnya berdasarkan asumsi KrAsia atas kutipan representatif Alibaba yang menyatakan adanya strategi bisnis untuk tahun fiskal baru.

"Premis memperluas kehadiran perusahaan di pasar luar negeri tak berubah dan strategi terperinci sedang dikerjakan," ujarnya.

Mereka juga ingin menyampaikan bahwa terdapat kutipan lanjutan representatif Alibaba yang tidak disampaikan KrAsia yang akhirnya juga tidak disampaikan oleh rekan media Warta Ekonomi di pemberitaan tersebut.

"Kami bersungguh-sungguh untuk mengembangkan bisnis kami di luar negeri dan akan terus berupaya lebih untuk memberikan nilai lebih bagi pengguna."

Juru bicara UC Web Indonesia kembali menekankan UC tidak ada rencana untuk menghentikan operasional UC News sama sekali.

"UC berkomitmen untuk berinvestasi dan berkembang di pasar Indonesia, serta terus meningkatkan operasional untuk menghadirkan performa dan pengalaman terbaik untuk pengguna kami," imbuhnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini