Strategi dan Protokol WFO Waskita Karya Jalani The New Normal Scenario

Strategi dan Protokol WFO Waskita Karya Jalani The New Normal Scenario Foto: Ist

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) telah menyiapkan startegi dan protokol “Work From Office” (WFO) untuk menjalani the new normal scenario. Sebelum membuat protokol, Perseroan telah membentuk “Tim Task Force Gugus Tugas Waskita Percepatan Penanganan Covid-19 dan Persiapan Pelaksanaan New Normal Scenario”. Tim ini bertugas selain membuat protokol juga memonitor dan mengevaluasi implementasi pelaksanaan di seluruh unit kerja PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

 

“Secara umum kami sampaikan PT Waskita Karya (Persero) Tbk siap 100% dalam menghadapi The New Normal, sesuai hasil penilaian Readiness oleh Kementerian BUMN dengan nilai Task Force 10%, Protokol 70% dan Sosialisasi 20%,” tegas Director of Business Development & QSHE PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Fery Hendriyanto, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (4/6/2020). 

 

Baca Juga: Ngebut, Waskita Bangun Ruang Isolasi RS Fatmawati Cuma dalam Waktu Sekejap

 

Menurut Fery Hendriyanto, Perihal Aktifitas Kerja Work From Office dan percepatan pelaksanaan sistem kerjaThe New Normal di PT Waskita Karya (Persero) Tbk Head Office, Division, dan kantor non proyek/non-field lainnya secara efektif dilaksanakan mulai tanggal 2 Juni 2020. Sedangkan di lingkungan proyek/field, WFO dan The New Normal dilaksanakan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan covid-19 yang ketat sejak tanggal 26 Mei 2020 dengan sebelumnya tidak melakukan mudik Idul Fitri 1441 H/2020 M.

 

Sementara, protokol yang akan diberlakukan diantaranya berisi perlindungan pegawai dan keluarga, perlindungan pekerja, rekanan, pemasok, mitra kerja dan stakeholder lain, protokol pengelolaan proyek dan unit usaha, protokol sinkronisasi WFO-WFH, protokol tanggap darurat penanganan bagi pegawai yang terpapar Covid-19, protokol perjalanan dinas, serta protokol transformasi digital di era new normal. 

 

Protokol tersebut diharapkan dapat menjadi panduan Perseroan dalam membantu upaya pemerintah dan BUMN dalam menggerakkan perekonomian nasional agar bangkit dan maju kembali setelah terdampak pandemi Covid-19. Protokol ini juga diharapkan dapat mendorong efektivitas dan produktivitas kerja serta kesehatan pegawai/pekerja dalam usaha mencapai target perusahaan. Protokol ini berlaku menyeluruh di semua Corporate Office, Business Unit, Anak Perusahaan, Cucu Perusahaan, Proyek dan Entitas PT Waskita Karya (Persero) Tbk. 

 

Baca Juga: Dalam 3 Bulan Kontrak Baru Waskita Capai Triliunan Rupiah

 

Sosialisasi, edukasi, komunikasi dan pengecekan readiness terkait penerapan protokol The New Normal ini terus dilakukan sejak 15 Mei 2020 kepada pegawai, pekerja, mitra kerja, rekanan, pemasok dan stakeholder lain oleh Project Manager (PM), SVP Business Unit/ Corporate Office, General Manager (GM) Anak Perusahaan, Direksi Anak Perusahaan dan Board of Director (BoD) dibawah komando President Director sebagai penanggung jawab timTask Force.

 

Adapun syarat-syarat Work From Office The New Normal Perseroan, antara lain pegawai yang masuk harus dalam kondisi sehat dan lolos screening kriteria kesehatan hasil rapid test/swab, disiplin dalam menjalankan protokol pencegahan Covid-19 yaitu adanya jarak kerja antar pegawai minimal satu setengah (1,5) meter, wajib menggunakan masker full day, rajin mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer ketika berada di kantor terutama jika memegang sarana umum dan menggunakan alat shalat dan alat makan-minum pribadi. Perseroan juga menyediakan dan mengatur penggunaan sarana dan prasarana kantor untuk melindungi pegawai, pekerja, mitra kerja, rekanan, pemasok dan stakeholder lainnya. 

 

Protokol Kesehatan dijalankan  dengan ketat dengan mewajibkan pengukuran  suhu  tubuh, penggunaan masker, dan pemakaian hand sanitizer bagi para pegawai yang dating ke kantor PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Dalam hal penerimaan tamu diutamakan menggu nakan media aplikasi video conference.

 

Pelaksanaan skenario New Normal di PT Waskita Karya (Persero) Tbk juga didukung dengan  menyiapkan strategi digitalisasi pada semua aktivitas operasi sistem IT yang terintegrasi WIDE (Waskita Integrated Digital Enterprise) antara lain implementasi ERP SAP S/4 HANA, proses pengadaan dengan WAVE (Waskita Application Vendor Excellence) dan lain-lain. 

 

Sedangkan untuk komunikasi dengan tamu, Perseroan mengutamakan pertemuan dengan pihak ekstenal secara online. Monitoring dan evaluasi penerapan protokol dan kesiapan menjalani The New Normal Scenario menjadi tanggung jawab setiap Senior Vice President (SVP) di masing-masing Corporate Office/Business Unit, monitoring, evaluasi dan tindaklanjut perbaikan dilakukan secara berkala, online dan real time melalui aplikasi sistem IT terintegrasi Perseroan dan juga melalui video confrence meeting menggunakan berbagai aplikasi yang dipimpin langsung oleh Board of Director. 

 

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini