Rasisme Semakin Mencuat di AS, Paus Fransiskus: Rekonsiliasi Jalan Terbaik

Rasisme Semakin Mencuat di AS, Paus Fransiskus: Rekonsiliasi Jalan Terbaik Foto: Reuters/Giampiero Sposito

Pemimpin Umat Katolik Dunia, Paus Fransiskus pada Rabu (3/6/2020) menyerukan rekonsiliasi nasional di Amerika Serikat (AS) menyusul kekerasan dan kerusuhan yang terjadi setelah kematian George Floyd, pria kulit hitam yang tewas saat ditahan polisi.

Dia mengatakan bahwa meski rasisme tidak dapat ditoleransi, kekerasan jalanan yang telah terjadi dapat "merusak dan mengalahkan diri sendiri".

Paus Fransiskus memecah kebisuannya terkait ketegangan di AS, yang telah berlangsung selama delapan malam, dengan mendedikasikan seluruh bagian khotbah berbahasa Inggris dari audiensi mingguannya untuk berbicara mengenai kekacauan di sana.

Dia menyebut kematian George Floyd sebagai sebuah insiden "tragis".

Paus Fransiskus mengatakan dia berdoa untuk semua yang kehilangan nyawa sebagai akibat dari "dosa rasisme", termasuk Floyd.

"Teman-teman saya, kita tidak bisa mentolerir atau menutup mata terhadap rasisme dan pengucilan dalam bentuk apa pun dan belum mengklaim untuk mempertahankan kesucian setiap kehidupan manusia," kata Paus Fransiskus sebagaimana dilansir Reuters, Rabu.

“Pada saat yang sama, kita harus menyadari bahwa kekerasan malam-malam belakangan ini merusak diri sendiri dan menghancurkan diri sendiri. Tidak ada yang diperoleh dengan kekerasan dan begitu banyak yang hilang,” katanya.

Paus meminta orang Amerika untuk memohon kepada Tuhan untuk "rekonsiliasi nasional dan perdamaian yang kita dambakan".

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini