Melonjak 38%, Adi Sarana Armada Kantongi Pendapatan Rp701,62 Miliar

Melonjak 38%, Adi Sarana Armada Kantongi Pendapatan Rp701,62 Miliar Foto: PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)

PT Adia Sarana Armada TBK (ASSA) mencetak pertumbuhan pendapatan sebesar 38% dari Rp598,87 miliar pada kuartal pertama tahun 2019 menjadi Rp701,62 miliar pada kuartal pertama tahun 2020. Kontribusi terbesar untuk pendapatan tersebut berasal dari jasa sewa kendaraan mobil penumpang dan autopool yang mencapai 46,7%.

Presiden Direktur ASSA, Prodjo Sunarjanto, menyebutkan bahwa pendapatan lainnya disumbang oleh penjualan kendaraan bekas sebesar 18%, jasa express delivery (Anteraja) sebesar 14,3%, sewa juru mudi sebesar 9%, jasa lelang sebesar 6%, dan logistik sebesar 6%. 

Baca Juga: Astaga! AirAsia Prediksi Laba Awal Tahun Bakal Anjlok hingga Lebih dari 75% Gara-Gara....

“Pendapatan dari jasa sewa dan autopool masih menjadi kontributor terbesar pendapatan ASSA di kuartal I-2020, namun kenaikan pendapatan tertinggi di kuartal I-2020, berasal dari layanan jasa pengiriman Anteraja yang tumbuh menjadi Rp100,3 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp295 juta," jelasnya j Jakarta, Kamis (28/05/2020).

Ia menambahkan, kebijakan social distancing dan work from home (WFH) turut mendorong pertumbuhan bisnis Anteraja dengan kontribusi sebesar 3,6% dari total pendapatan dan sekaligus menjadi kontributor pendapatan ketiga terbesar bagi ASSA.

Baca Juga: Impack Pratama Industri Modifikasi Produksi, Bikin Face Shield secara Massal

"Peningkatan beban pada kuartal I-2020 sejalan dengan rencana untuk mendorongpertumbuhan bisnis yang mengarah ke end-to-end logistic selain memperkuat core business rental dan lelang agar terjadi sinergi. Beban pokok pendapatan serta beban umum dan administrasi meningkat di kuartal I-2020 dimana tercatat masing-masing sebesar 43% dan 42,3% yoy," sambungnya. 

Dengan capaian tersebut, laba bersih ASSA saat ini stabil pada angka Rp26,05 miliar pada awal tahun ini. Namun demikian, ASSA berkomitmen untuk  tetap berhati-hati dalam menghadapi kuartal II-2020 sambil memantau perkembangan kondisi usaha dan customer kami yang bisa terdampak pandemi di lini bisnis rental dan lelang sambil terus mengembangkan bisnis logistik terintegrasi yang kami lihat memiliki peluang untuk tetap tumbuh seperti yang terjadi pada Anteraja.

 

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini