Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Minggu, 12 Juli 2020

PKB Kasih Warning Keras ke Pengamat Politik Gara-Gara...

PKB Kasih Warning Keras ke Pengamat Politik Gara-Gara...

Baca Juga

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan Jafar geregetan dengan munculnya sejumlah pengamat politik yang ikut-ikutan membahas virus corona (Covid-19). Ia khawatir, pernyataan para pengamat politik tersebut bisa memperkeruh suasana di masyarakat.

"Kami khawatir pengamat yang aslinya lembaga survei pemilu presiden, kepala daerah, tiba-tiba mengolah data soal virus corona. Karena bisa memperkeruh suasana," ujar Marwan.

Mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ini menyebut, data yang dikeluarkan lembaga survei politik ini dapat berpengaruh buruk karena bisa menggiring opini publik. Jadi, demi mencegah hal buruk, Marwan meminta survei ala ahli politik itu distop.

Dia pun menyebut, ada survei yang berupaya memasukkan pendapat dari para pengamat internasional dan seolah-olah bersumber dari media internasional. Padahal, media internasional maupun pengamat internasional belum bisa menjamin kebenaran pendapatnya.

"Untuk memastikan kebenarannya, tentu harus diteliti dan didalami lebih jauh," ujarnya.

Menurut Marwan, kekhawatiran lain di balik itu semua, media yang berskala internasional maupun nasional memiliki agenda tersendiri.

Berdasarkan pemberitaan di beberapa media daring, lembaga survei memprediksi wabah virus corona akan berakhir dalam waktu dekat. Bahkan ada yang menyatakan dengan tingkat kepercayaan 99 persen, virus corona tidak lagi menjadi masalah bagi dunia pada Juli-September 2020 termasuk di Indonesia.

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Tag: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Istimewa

loading...

Recommended Reading