Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Minggu, 12 Juli 2020

Cabut Lockdown, Spanyol Mau Sambut Wisatawan 2 Bulan ke Depan

Cabut Lockdown, Spanyol Mau Sambut Wisatawan 2 Bulan ke Depan

Baca Juga

WE Online, Jakarta -

Negeri Matador Spanyol siap kembali menyambut wisatawan mancanegara mulai Juli tahun ini, seiring dengan dicabutnya karantina wilayah di negara tersebut.

Negara kedua paling banyak dikunjungi di dunia itu telah menutup perbatasan dan tempat wisata seperti pantai pada bulan Maret untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19.

Spanyol juga menerapkan peraturan yang mewajibkan karantina selama dua minggu bagi pengunjung dari luar negeri. Namun, pemerintah Spanyol menyatakan aturan tersebut akan segera dicabut mulai 1 Juli, seperti dilansir Aljazeera, Selasa (26/5/2020).

Baca Juga: Darurat Nasional Diakhiri, Bisnis-bisnis di Tokyo Mulai Bergeliat

"Pada Juli, kami akan secara bertahap membuka Spanyol bagi wisatawan internasional, mencabut karantina, memastikan standar keamanan kesehatan tertinggi. Kami menantikan kehadiran Anda!" ujar Menteri Luar Negeri Arancha Gonzales Laya di Twitter.

Karantina nasional untuk mencegah penularan Covid-19 menyebabkan industri pariwisata Spanyol merosot drastis dan sempat menimbulkan ketegangan dengan negara tetangga mereka, Prancis. Dengan mencabut lockdown secara bertahap diharapkan pemerintah dapat memperbaiki komunikasi dengan Prancis, dan berada dalam posisi yang kuat untuk menarik kembali wisatawan asing pada musim panas ini.

Spanyol setiap tahunnya dapat menarik 80 juta orang wisatawan per tahun. Sektor pariwisata menyumbang lebih dari 12 persen dari produk domestik bruto dan membuka lapangan pekerjaan yang sangat besar. Maka dari itu, membuka kembali pariwisata pada musim panas ini disebut menjadi langkah penting bagi Spanyol untuk menggairahkan perekonomian kembali.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Tag: Spanyol, Pariwisata

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Nytimes.com

loading...

Recommended Reading