Cabut dari Disney Karena Gagal Jadi CEO, Eksekutif Ini Siap Jadi Bos TikTok

Cabut dari Disney Karena Gagal Jadi CEO, Eksekutif Ini Siap Jadi Bos TikTok Foto: Reuters/Andrew Kelly

Bos eksekutif bisnis aliran (streaming) Walt Disney Co, Kevin Mayer memilih meninggalkan perusahaan besar itu untuk menjadi bos TikTok.

Mayer yang memimpin peluncuran layanan aliran video Disney+ pada November 2019 gagal menjadi Kepala Eksekutif baru Disney pada Februari lalu. Pada akhirnya, kini ia ditunjuk menjadi CEO Tiktok.

"Penunjukan Mayer akan berlaku efektif 1 Juni, sebagai CEO Tiktok dan Kepala Operasi ByteDance," kata ByteDance, dilansir dari Reuters, Selasa (19/5/2020).

Baca Juga: Enggak Mau Andalkan Modal dari Luar, Aplikator Taksi Online Ini PHK 6.700 Karyawan dan . . . .

Meski berhasil mengumpulkan lebih dari 50 juta pelanggan untuk Disney+, Mayer dinilai tak punya cukup pengalaman operasional untuk menjadi CEO Disney. Namun, ByteDance tak mempermasalahkan hal itu.

Juru Bicara ByteDance mengatakan, "kami tak keberatan dengan pengalaman operasional Mayer."

Perlu diketahui, Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah meninjau akuisisi ByteDance terhadap Musical.ly yang akhirnya menjadi Tiktok. Hal itu telah memicu kecemasan Washington tentang penanganan data pribadi Tiktok, mengingat platform itu milik perusahaan China.

Menanggapi itu, para eksekutif Tiktok mengaku tak bisa bersaksi perihal hal itu karena berbasis di China. Anggota Partai Republik, Josh Hawley menambahkan, "tapi, eksekutif baru (Mayer) ini tinggal di AS. Aku menantikan untuk mendengar kesaksiannya di bawah sumpah."

Untuk meredakan kecemasan regulator AS, ByteDance telah meningkatkan upaya memisahkan TikTok dari bisnis China, bahkan merekrut ekskutif tingkat tinggi dalam beberapa bulan terakhir.

ByteDance menunjuk Kepala Properti Intelektual Microsoft, Erich Andersen sebagai penasihat umum global pada Januari setelah merekrut eksekutif Youtube, Vanessa Papas guna menjalankan operasi Tiktok di AS.

 

 

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini