Usai Tokopedia, Sekarang Giliran Data Bukalapak Bocor?

Usai Tokopedia, Sekarang Giliran Data Bukalapak Bocor? Kredit Foto: Instagram/ririn.yulianto

Sebuah akun dalam forum hacker mengaku menjual data pengguna milik startup e-commerce Bukalapak. Jika hal ini benar, artinya ini rentetan kejadian peretasan kedua yang sudah dialami startup e-commerce dalam sebulan ini.

Sebelumnya, akun bernama @underthebreach melaporkan kebocoran data 15 juta akun pengguna Tokopedia di media sosial Twitter. Kabar ini pun dibenarkan oleh e-commerce besutan William Tanuwijaya. Namun, perusahaan meyakinkan bahwa data para penggunanya tetap aman.

Dalam laman RaidForums, sebuah akun dengan nama AsianBoy mengatakan telah menjual data akun pengguna Bukalapak dalam forum tersebut. AsianBoy menyebut data tersebut tahun 2017.

Baca Juga: Pembobolan Data Rugikan Bisnis, Kaspersky Punya Solusinya

"Saya menjual database Bukalapak, 12.960.526 pengguna," ujar akun tersebut, Rabu (6/5/2020).

Selain akun AsianBoy, akun lain dengan nama Tryhard User juga mengklaim telah menjual data pengguna Bukalapak.

Belum ada respons dari Bukalapak terkait penjualan data ini ketika artikel ini ditulis.

Peretasan data milik e-commerce Bukalapak bukan yang pertama kalinya terjadi. Tahun lalu, sebanyak 13 juta data pengguna Bukalapak juga diretas dan dijual oleh peretas dengan alias Gnosticplayers.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini