Bikin Shock! BJB Bakal Tebar Dana Ratusan Miliar ke Pemegang Saham

Bikin Shock! BJB Bakal Tebar Dana Ratusan Miliar ke Pemegang Saham Foto: Antara/Novrian Arbi

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten, Tbk (bank bjb) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2019 memutuskan untuk mengalokasikan sebagian laba bersih perseroan untuk pembagian dividen. 

 

Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi mengatakan bahwa perseroan akan membagikan dividen senilai Rp925,04 miliar atau sebesar Rp94,02 per lembar saham dengan rasio 60% dari laba bersih yang berhasil dibukukan oleh bank bjb di tahun 2019 Rp1,56 triliun. 

 

Sepanjang 2019, bank bjb berhasil mempertahankan kinerja positif dengan raihan laba bersih sebesar Rp1,56 triliun yang dibubuhkan perseroan. Pertumbuhan laba tersebut diikuti penambahan nilai aset yang juga terkatrol dengan total nilai aset yang dimiliki bank bjb termasuk anak perusahaan tercatat sebesar Rp123,5 triliun atau tumbuh sebesar 2,8% year on year (y-o-y). 

 

Baca Juga: Bank BJB Godok Skema Relaksasi Kredit

 

Sektor kredit yang menjadi ujung tombak utama perseroan dalam mendongkrak pendapatan juga tumbuh 8,7% y-o-y menjadi Rp81,9 triliun. Pertumbuhan total kredit ini berada di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional yang berada di kisaran 6,97% (per November 2019). Jumlah dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun perseroan bertumbuh sebesar 2,7% y-o-y menjadi sebesar Rp89,3 triliun. Pertumbuhan DPK ini didorong bertambahnya porsi dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) di level 49,6%.

 

“Rangkaian raihan positif ini menjadi catatan tersendiri bagi bank bjb di mana keberhasilan ini tak bisa dilepaskan dari strategi ekspansi dan komitmen perseroan untuk senantiasa berpegang teguh pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik,” katanya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (16/4/2020). 

 

Baca Juga: Bank BJB Bukukan Laba Bersih Rp1,56 Triliun Selama 2019

 

Hasilnya, lanjut Yuddy, kurva pertumbuhan berkualitas dan berkelanjutan selalu berhasil terjaga dan kian terakselerasi. Capaian-capaian kinerja yang telah diukir membuktikan kualitas dan kapasitas insan perseroan dalam mengelola dan menjaga marwah bank bjb sebagai Bank Daerah terbesar yang berada dalam kelompok 15 besar bank elite nasional. 

 

“bank bjb juga senantiasa memelihara jati dirinya sebagai bank pembangunan dengan secara konsisten berkiprah dalam memajukan kesejahteraan ekonomi di seluruh penjuru negeri,” ucapnya. 

 

Pada RUPST kali ini bank bjb memodifikasi format penyelenggaraan rapat sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19. RUPST dihadiri oleh para pemegang saham BJBR ini memberikan persetujuan Laporan Tahunan Direksi mengenai keadaan dan jalannya perseroan termasuk Laporan Keuangan dan Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2019. Dengan permufakatan tersebut, hasil RUPST mengamanatkan pelepasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas pengurusan dan pengawasan bank bjb yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2019.

 

Seluruh shareholder Seri A yang terdiri dari 34 Kepala Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota se-Jawa Barat dan Banten serta pemegang saham publik mengikuti dengan khidmat RUPST kali ini. Persetujuan atas Laporan Tahunan perseroan dan dividen. 

 

RUPST pun menyepakati penunjukan kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan perseroan tahun buku 2020, laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum, persetujuan atas pengkinian rencana aksi (recovery plan), persetujuan atas perubahan peraturan dana pensiun, penetapan remunerasi pengurus. Sedangkan untuk agenda perubahan pengurus perseroan, rapat sepakat menunda pengisian jabatan Direktur Komersial & UMKM.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini