11 DB, Software Management Database Karya Anak Bangsa untuk Pasar Dunia

11 DB, Software Management Database Karya Anak Bangsa untuk Pasar Dunia Foto: Unsplash/Markus Spiske

Potensi ekonomi digital dan jumlah penduduk Indonesia yang begitu besar menuntut perhatian dan dukungan yang tepat agar bisa berkembang maksimal: pusat pengembangan data (data center) adalah salah satunya. Memenuhi kebutuhan, PT Equnix Business Solutions memperkenalkan Relations Database Management System (RDBMS) komersial bernama 11DB (dibaca Elephant-DB).

Produk karya anak bangsa (website: 11db.asia) dengan lisensi komersial ini dengan mudah bekerja dalam sistem ANSI-SQL dan PostgreSQL open source. Dengan demikian, 11DB diyakini bisa diterima secara global, baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Baca Juga: Begini Cara Grab Manfaatkan Big Data

"11DB merupakan solusi terbaik untuk semua sektor industri bisnis dan pemerintahan, serta akademisi, karena memiliki fitur terkini yang dibutuhkan pada era komputing modern saat ini," kata Julyanto Sutandang, CEO PT Equnix Business Solutions.

Ditujukan untuk segmen bisnis, lebih tepatnya untuk kebutuhan financial yang membutuhkan kemampuan memproses transaksi yang tinggi dan aman, 11DB menjamin semua kebutuhan utama di segmen tersebut bisa dipenuhi dengan baik karena merupakan area of core competence dari 11 DB, yakni reliability, availability, dan scalability.

Memberikan solusi terbaik untuk kalangan bisnis, 11DB dibuat berbasiskan sistem open source, PostgreSQL, dengan tambahan fitur-fitur utama yang sangat dibutuhkan, yaitu kemudahan pengembangan dan manajemen, distribusi sebagai kontainer image, high availability yang terintegrasi, konfigurasi dibuat otomatis dan mudah, kemampuan monitoringnya menyeluruh dan sesuai dengan kebutuhan, kemampuan backup data yang otomatis dan bertingkat, serta matrik analisis lengkap untuk pengaturan kapasitas.

Kebutuhan akan manajemen data di Indonesia saat ini sangat tinggi sehingga banyak perusahaan asing yang berlomba masuk ke area ini. Survei yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 2018 lalu mencatat adanya lebih 2.700 pusat data yang tersebar di 630 instansi baik pusat maupun daerah. Jika ditambah dengan perusahaan swasta, akan ada tambahan angka yang signifikan, yang sayangnya masih bergantung pada perusahaan asing.

11DB dibuat berdasar standar internasional sehingga berkualitas tinggi dalam hal jaminan kelengkapan fitur dan keamanan. Dengan demikian, perusahaan yang menggunakan 11DB juga akan mendapat kenyamanan tambahan yakni lebih cepat, lebih aman, dan lebih mudah dalam melakukan troubleshooting system karena akan ditangani langsung oleh oleh perusahaan.

"11DB dipasarkan dengan lisensi komersial perpetual yang sesuai dengan kebutuhan investasi jangka panjang, meskipun juga dapat menggunakan sistem berlangganan yang fleksibel bisa pada premise pelanggan maupun di awan komputasi," tutup Julyanto.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini