Minta 200.000 Rupee, Jika Tak Dikabulkan Bocah India Ancam Ledakkan Sekolahnya

Minta 200.000 Rupee, Jika Tak Dikabulkan Bocah India Ancam Ledakkan Sekolahnya Kredit Foto: Ilustrasi.

Seorang siswa di India mengancam akan meledakkan bangunan sekolah jika tuntutannya tidak terpenuhi.

Siswa yang dilaporkan bersekolah di Bareilly, negara bagian Uttar Pradesh, itu menulis dua surat berisi ancaman akan meledakkan sekolahnya, jika tuntutannya mendapatkan 200.000 rupee (sekitar Rp34 juta) tidak dipenuhi.

Baca Juga: Junjung Kesetaraan, India Kini Izinkan Perempuan Duduki Jabatan Tinggi di Militer

Sputnik yang melansir dari media lokal melaporkan, siswa tersebut memperingatkan bahwa bahan peledak ditanam di sekolah, dan jika meledak akan menghasilkan serangan mirip Pulwama.

Insiden Pulwama terjadi pada 14 Februari 2019, menewaskan 40 personel dari Pasukan Polisi Cadangan Sentral (CRPF) di distrik Jammu dan Kashmir Pulwama, setelah seorang pembom bunuh diri menyerang konvoi kendaraan yang membawa pasukan.

Menurut laporan, kepala sekolah Anil Singh mengungkapkan bahwa surat diterimanya pertama kali pada Minggu 16 Februari. Surat lainnya ditemukan pada Selasa 18 Februari.

Dalam salah satu catatan, siswa itu juga menyebut-nyebut rumahnya dengan bom.

Investigasi polisi menemukan pelakunya. Dalam pemeriksaan, siswa yang juga bekerja sebagai penjual koran itu mengaku dia dipaksa untuk menulis surat ancaman.

Polisi terus masih menyelidiki apakah ada orang lain yang juga ikut serta dalam ancaman tersebut.

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini