23 Gardu Listrik di Lebak Banten Masih Belum Bisa Menyala

23 Gardu Listrik di Lebak Banten Masih Belum Bisa Menyala Foto: PLN

Enam kecamatan di wilayah Lebak, Banten, tak luput dari musibah banjir bandang. Akibatnya, aliran ke wilayah terdampak terputus. Enam kecamatan tersebut yaitu Cipanas, Sajira, Lebak Gedong, Curug Bitung, Maja, dan Cimarga.

Perusahaan setrum negara yakni PT PLN (Persero) terus berusaha memulihkan kelistrikan di wilayah terdampak banjir bandang tersebut. Hingga Senin ini (6/1/2019), dari total 172 gardu terdampak banjir bandang, PLN telah berhasil memulihkan 149 gardu. Artinya, masih ada 23 gardu lagi yang belum berfungsi.

Baca Juga: PLN: 87% Listrik Wilayah Terdampak Banjir Telah Menyala, 743 Gardu Masih Padam

"Lebak ini berbeda dengan Jakarta, di sini banjir bandang, beberapa infrastruktur kami, seperti jaringan dan gardu ada yang hanyut. Jadi di sini perlu waktu untuk perbaikan," jelas Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, dalam keterangan yang diperoleh.

Selain merusak infrastruktur kelistrikan, banjir bandang ini juga merusak jembatan sehingga memutus akses jalan. Salah satunya jembatan yang menghubungkan Kecamatan Sajira dengan Kecamatan Cimarga. Hal ini membuat PLN kesulitan untuk memperbaiki jaringan listrik.

"Aksesnya sulit, jembatan putus, beberapa titik ada longsor. Tapi teman-teman di lapangan terus berusaha. Mudah-mudahan secepatnya kami bisa menyambungkan listriknya sehingga dua gardu atau sekitar 200 kepala keluarga bisa kembali dilistriki," tutur Darmawan.

Untuk menghubungkan listrik yang terputus di dua kecamatan tersebut, berbagai peralatan mulai dari tiang hingga kabel harus dipanggul oleh petugas PLN.

"Mobil tidak bisa masuk, bahkan harus menyeberangi sungai dengan rakit," ujar Darmawan.

Selain di Kecamatan Sajira, PLN juga telah berhasil menyambungkan listrik dari Kecamatan Gunung Luhur ke Kecamatan Citorek Kidul yang terputus akibat banjir bandang.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini