Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Rabu, 03 Juni 2020

  • 09:40 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 0,87% pada level 6.220.
  • 09:39 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 0,82% pada level 3.080.
  • 09:38 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 1,05% pada level 25.742.
  • 09:37 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,59% pada level 9.608.
  • 09:24 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka positif 1,95% pada level 2.662.
  • 09:22 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka positif 1,51% pada level 22.662.
  • 09:21 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 2,67% pada level 2.142.
  • 09:19 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka menguat 0,54% pada level 2.937.
  • 09:18 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka menguat 1,14% pada level 24.270.
  • 09:16 WIB. Valas - Rupiah dibuka positif 1,39% terhadap Dollar AS pada level 14.215 IDR/USD.
  • 09:13 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,37% terhadap Yuan pada level 7,10 CNY/USD.
  • 09:11 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,17% terhadap Yen pada level 108,49 JPY/USD.
  • 09:09 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,22% terhadap Poundsterling pada level 1,2579 USD/GBP. 
  • 09:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Euro pada level 1,1186 USD/EUR.
  • 09:07 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.728 USD/troy ounce.

Wisata 'Negeri di Atas Awan' Ditutup Sementara Saat Libur Nataru

Wisata 'Negeri di Atas Awan' Ditutup Sementara Saat Libur Nataru

Baca Juga

WE Online, Jakarta -

Pemerintah Kabupaten Lebak menutup sementara destinasi wisata "Negeri di Atas Awan". Penutupan ini untuk mengantisipasi bencana alam menjelang liburan panjang Natal dan Tahun Baru 2020.

"Kami berharap wisatawan tidak mengunjungi kawasan wisata itu," kata Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi di Lebak, Sabtu (21/12/2019).

Destinasi wisata "Negeri di Atas Awan " berlokasi di Gunung Luhur Desa Citorek, Kecamatan Cibeber masuk kategori daerah rawan bencana alam longsoran. Sebab, kawasan wisata itu berada di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Baca Juga: Luar Biasa! Momen Natal Bisa Bikin Lebih dari 180 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta!

Selama ini juga kawasan tersebut belum stabil pascaterjadi bencana longsordan banjir bandang. "Kami minta wisatawan tidak merayakan liburan Natal dan tahun baru di objek wisata 'Negeri di Atas Awan' itu," katanya menjelaskan.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Lebak, Ajun Komisaris Fikry Ardiansyah, mengatakan  bahwa pihaknya mengimbau pengunjung tidak merayakan liburan Natal dan tahun baru ke lokasi wisata "Negeri di Atas Awan".

Saat ini, jalan menuju ke objek wisata tersebut masih terjadi longsoran hingga menutupi sebagian besar badan jalan. Padahal, jalan tersebut belum lama ini dibangun Pemerintah Provinsi Banten.

Baca Juga: Kepada Ahok dan Erick Thohir, Presiden Jokowi secara Khusus Minta. . . .

"Kami menutup jalan menuju wisata Negeri di Atas Awan karena khawatir menimbulkan bencana alam," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya juga menerjunkan petugas untuk melakukan penjagaan secara bergantian karena di jalur wisata tersebut sepanjang jalan terdapat tebing tanah merah dan jurang yang cukup dalam.

Apalagi, saat ini curah hujan cenderung meningkat sehingga kondisi tanahnya belum stabil. "Kami menerjunkan sebanyak 10 personel untuk menjaga jalur menuju lokasi wisata Negeri di Atas Awan," katanya

Partner Sindikasi Konten: Republika

Tag: kota wisata, Pariwisata, pariwisata

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Muhamad Ihsan

loading...

Recommended Reading