Bebaskan Mahasiswa Berpendapat, tapi Kok Menteri Nasir Perintahkan Rektor Tertibkan Mahasiswanya

Bebaskan Mahasiswa Berpendapat, tapi Kok Menteri Nasir Perintahkan Rektor Tertibkan Mahasiswanya Kredit Foto: Antara/Rivan Awal Lingga

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menghalangi kebebasan berpendapat terkait imbauannya agar mahasiswa tidak lagi melakukan unjuk rasa.

Baca Juga: Dosen IPB Diciduk Polisi Gegara Aksi 212, Ini Kata Menteri Nasir

"Siapa yang menghalangi berpendapat? Berpendapat itu apa harus di jalan? Di kampus apa tidak bisa berpendapat? Kita tidak akan menghalangi mereka berpendapat? Bebas," ujarnya ditemui di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Selasa malam.

Ia mengaku tak pernah menghalangi siapa saja mengemukakan pendapatnya, namun hal itu tidak harus dilakukan di jalan.

"Berpendapat silakan. Mimbar akademik dibangun, tapi dengan cara yang baik. Bukan berarti dengan kebebasan akademik menggangu orang lain. Itu enggak boleh juga," ucap mantan Rektor Universitas Diponegoro tersebut.

Meski mengaku membebaskan mahasiswa berpendapat, tapi di sisi lain ia telah meminta para rektor untuk meminta para mahasiswa berkuliah seperti biasa.

"Rektor saya arahkan para mahasiwa seluruh Indonesia kami mohon kembali ke kampus untuk belajar kembali. Dan didiskusikan apa yang mereka tuntut. Apa yang mereka inginkan," katanya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini