Besok Mejeng di Bursa, Saham Klub Bola Milik Pieter Tanuri Oversubscribed 2 Kali Lipat

Besok Mejeng di Bursa, Saham Klub Bola Milik Pieter Tanuri Oversubscribed 2 Kali Lipat Kredit Foto: Indosport.com

PT Bali Bintang Sejahtera Tbk pemilik klub sepak bola Bali United esok hari akan mencatatkan sahamnya di papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI).

 

Hal tersebut terjadi setelah perusahaan  yang dikuasai oleh Konglomerat Pieter Tanuri ini melepas 2 miliar saham atau 33,33% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor melalui mekanisme penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO). 

 

Dalam aksi ini, Bali United mempercayakan PT Kresna Sekuritas dan PT Buana Capital Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek atau underwriter. 

 

Baca Juga: IPO, Saham Bali United Diborong Fans

 

Direktur Utama Kresna Sekuritas, Octavianus Budianto mengatakan bahwa  terjadi kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak dua kali saat masa penawaran umum. 

 

“Dari total 2 kali lebih (oversubscribed),” kata Oki, saat dihubungi di Jakarta, Minggu (17/6/2019). 

 

Ia menuturkan jika saham Bali United seluruhnya diborong oleh investor lokal. Dimana, porsi investor institusi sebesar 51% dan sisanya 49% digenggam oleh investor ritel. 

 

Oki juga menuturkan bila IPO Bali United memperoleh tanggapan yang sangat meriah dari masyarakat Bali. “Response di Bali luar biasa. Masyarajat Bali khususnya supporter antusias sekali,” ujarnya. 

 

Baca Juga: Mau IPO, Bos Bali United Bertandang ke BEI

 

Dikutip dari website resmi Bali United, dijelaskan jika klub sepakbola yang bermarkas di Gianyar, Bali ini didirikan pada tahun 1989, awalnya bernama Putra Samarinda sebelum berganti markas ke Bali dan mengubah namanya menjadi Bali United Pusam pada tahun 2014. 

 

 

Dari tahun 2001 sampai 2006 klub yang dijuluki Serdadu Tridatu ini bermain di divisi pertama sebelum promosi ke Liga Super Indonesia. Saat ini Bali United bermain di QNB Indonesia Super League.     

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini