PNM Mekaar, Rini: Wujud Nyata Keberpihakan Pemerintah Tingkatkan Ekonomi

PNM Mekaar, Rini: Wujud Nyata Keberpihakan Pemerintah Tingkatkan Ekonomi Foto: PNM

Menteri BUMN Rini M. Soemarno mengatakan, program pinjaman Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang dikelola oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) merupakan upaya pemerintah dalam membantu keluarga prasejahtera yang tersebar di seluruh provinsi.

Ia juga mendorong penerima modal usaha untuk menyisihkan keuntungan mereka dengan cara menabung. Dengan demikian kelompok ibu-ibu prasejahtera yang tadinya belum masuk financial inclusive tersebut sudah menjadi bagian dari perbankan seperti diharapkan pemerintah.

?BUMN hadir untuk terus memberikan dukungan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Mekaar PNM merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah bagi masyarakat kecil dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Saya juga mengingatkan kepada ibu-ibu nasabah Mekaar untuk pandai menabung serta memanfaatkan dana yang dimiliki digunakan untuk menopang perekonomian keluarga,? kata Menteri Rini saat menyerahkan secara simbolis buku tabungan dan kartu ATM Mandiri?kepada nasabah Mekaar PNM cabang Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (20/10/2017).

Lanjutnya, Ini adalah program Bapak Presiden Joko Widodo untuk bagaimana seluruh masyarakat Indonesia bisa menjadi bagian dari perbankan, agar finansial inclusion terjadi di masyarakat yang paling bawah.?

Sementara, Direktur Utama PNM Parman Nataatmadja mengatakan sistem permodalan Mekaar ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sehingga secara langsung akan meningkatkan perekonomian nasional. Oleh karena itu, sinergi PNM bersama dengan BUMN lainnya sangat bermanfaat untuk mendukung program Mekaar PNM ini.?

?Menaikkan kesejahteraan itu dilakukan secara pelan-pelan dan bagaimana kita mensinergikan dengan BUMN lain dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat prasejahtera. Kesejahteraan itu menyangkut dengan banyak hal dalam kehidupan, seperti bagaimana mendapatkan fasilitas air bersih, peningkatan pendidikan dan pelayanan kesehatan,? kata dia.

Saat ini, program Mekaar PNM sudah berada di hampir pelosok nusantara dengan melibatkan ibu-ibu dari keluarga prasejahtera. Kemudian besarnya pinjaman bisa mencapai Rp2 juta per tahun dan bisa bertambah atau tetap, tergantung dengan kinerja ibu-ibu saat mengembangkan usaha.

Memang perlu diakui bahwa masih banyak sekali masyarakat prasejahtera yang perlu diangkat dalam upaya menumbuhkan kesejahteraan perekonomian masyarakat tersebut, seperti melakukan budaya menabung, budaya disiplin dan budaya kerja keras. Hal ini semua adalah bagian dari revolusi mental masyarakat yang paling bawah.?

Kemudian terkait target jumlah nasabah Mekaar sampai berakhirnya 2017, dimana PNM menargetkan perusahaan ini bisa melayani lebih dari dua juta nasabah Mekaar. Parman merasa optimistis mampu meningkatkan jumlah nasabah produk pembiayaan Mekaar hingga dua juta orang sepanjang 2017, apalagi Menteri Rini selalu memberikan motivasi tinggi untuk mencapai target tersebut.

?Ibu Menteri Rini selalu memotivasi PNM untuk mencapai dua juta nasabah Mekaar pada tahun ini. Kita akan mencapainya melalui dukungan yang kuat dari Ibu Menteri Rini,? Tukasnya dia.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini