Punya Direktur Baru, Askrindo Syariah Siap Lebarkan Sayap

Punya Direktur Baru, Askrindo Syariah Siap Lebarkan Sayap Foto: Askrindo Syariah

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS LB)? PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (PT Askrindo Syariah), yang merupakan anak perusahaan PT Askrindo (Persero), menangkat Supardi Najamuddin sebagai Direktur Pemasaran dan Subagio Istiarno sebagai Direktur Keuangan.

Direktur Utama PT Askrindo (Persero), Asmawi Syam, mengatakan, "Dengan diangkatnya Direktur baru tersebut, diharapkan Askrindo Syariah mampu melebarkan sayapnya dan mengoptimalkan kinerja perusahaannya untuk mencapai target di tahun berikutnya,? ujar di Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Lanjutnya, Sebagai perusahaan penjaminan pebiayaan syariah (full fledge) pertama di Indonesia ini memiliki peluang yang sangat besar dan juga akan banyaknya bermunculan perbankan yang juga berbasis syariah.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Askrindo Syariah Pribadi mengatakan, dengan adanya susunan direksi baru Askrindo Syariah diharapkan target 2017 yang menyisahkan beberapa bulan ini akan tercapai dan tidak hanya itu dengan dukungan dari tenaga baru, Pribadi juga berharap akan meningkatkan network serta inovasi inovasi baru untuk membangun perusahaan bersama sama.

"Dengan dimulainya MEA ini, penanggung risiko dari luar mulai masuk ke Indonesia karena mereka melihat Indonesia sebagai pasar yang besar. Kita juga sudah mulai kerjasama dengan perusahaan luar negeri sehingga saat ini kita harus berfikir global," ujar Pribadi.

Pribadi juga menjelaskan, berbagai produk Askrindo Syariah juga sudah digunakan oleh perbankan syariah ataupun beberapa perusahan lainnya.?

"Kita memiliki banyak produk antara lain Asuransi Kredit, Penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta Bank Garansi dan Suretyship akan tetapi produk kita berbasis syariah, produk produk kita miliki sudah digunakan oleh perbankan ataupun yang lainnya," tegasnya.

Sekedar informasi, Kinerja premi (ujrah) Askrindo Syariah pada tahun 2016 meningkat 27% atau sebesar Rp153,936 Miliar dibandingkan tahun 2015 sebesar Rp111,149 Miliar, sedangkan Equitas perusahaan meningkat sekitar 6% atau sebesar Rp302,908 Miliar dibandingkan tahun 2015 sebesar Rp284,742 Miliar.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini