Sinar Mas Remajakan 1.400 Ha Sawit Rakyat

Sinar Mas Remajakan 1.400 Ha Sawit Rakyat Foto: Sufri Yuliardi

Sinar Mas Agribusiness and Food sejak 2015 secara bertahap telah mendukung peremajaan perkebunan kelapa sawit milik petani swadaya. Langkah ini sejalan dengan program pemerintah untuk meremajakan perkebunan sawit rakyat.

"Program peremajaan kebun sawit petani swadaya telah kami mulai sejak 2015," kata Chairman Sinar Mas Agribusiness and Foods Franky O Widjaja saat menghadiri penanaman perdana Program Peremajaan Kebun Kelapa Sawit yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di Desa Panca Tunggal, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, kemarin (15/10/2017).

Melalui program kemitraan yang terintegrasi, perseroan memberikan pendampingan on-farm dalam bentuk pemberian benih bersertifikat, penggunaan pupuk, praktik agronomi berkelanjutan, dan mencarikan sumber pendanaan dengan jaminan panen (off-taker).

Namun dalam praktiknya, kata dia, program kemitraan kerap terkendala aspek legalitas lahan, lahan petani swadaya yang belum memiliki sertifikat, lemahnya organisasi kooperasi, kurangnya pemahaman praktik agronomi yang baik, serta sukarnya mendapatkan pendanaan bank.

"Dibutuhkan adanya penyesuaian regulasi sehingga skema pembiayaan inovatif ini dapat berlangsung optimal dimana perbankan tak ragu menyediakan dukungan pendanaan dengan suku bunga yang ringan," tambahnya.

Ia pun menyambut baik langkah pemerintah membentuk Tim Kerja Peremajaan Kelapa Sawit yang terdiri dari sejumlah kementerian terkait, pemerintah daerah, serta Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit, yang akan mengawal keberlanjutan peremajaan.

Sementara itu, Managing Director Sinar Mas G. Sulistiyanto berharap program kemitraan terintegrasi yang dijalankan perusahaan dapat memperkuat program lain pemerintah, yakni memperkuat sekaligus menumbuhkan ekonomi kerakyatan. Saat ini, peremajaan yang dilakukan telah menjangkau lebih dari 600 petani swadaya dengan keseluruhan perkebunan seluas lebih dari 1.400 hektare di Riau dan Jambi.

"Kita telah mengidentifikasi potensi lahan 3,500-5,000 ha petani swadaya di Sumatera Utara, Jambi, dan Riau. Di Indonesia, keseluruhan tercatat ada 4,7 juta hektare kebun sawit rakyat yang 800.000 hektare di antaranya mendesak diremajakan," pungkasnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini