Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Rabu, 23 Agustus 2017

  • 00:00 WIB. JK - Wapres JK minta KPK lebih kuat lagi.
  • 23:08 WIB. First Travel - First Travel masih kekeh mampu memberangkatkan calon jamaah umrah ke Mekah.
  • 23:07 WIB. Valencia - Inter Milan dapatkan Joao Cancelo dengan status pinjaman dari Valencia disertai opsi pembelian di akhir musim.
  • 23:01 WIB. Kemenhub - Kemenhub menargetkan penerapan aplikasi Inaportnet di sepuluh pelabuhan hingga akhir 2017.
  • 23:00 WIB. Arebi - Arebi mengklaim sektor properti di Pulau Bali mulai mengalami pergerakan penjualan.
  • 22:59 WIB. Pefindo - Pefindo memberikan prospek stabil bagi sejumlah perusahaan multifinance meski kondisi industri masih tertekan.
  • 22:58 WIB. BEI - BEI Perwakilan Semarang menargetkan 12.000-13.000 investor hingga akhir 2017.
  • 22:57 WIB. Tenis - Rafael Nadal kembali menduduki ranking 1 dunia tenis.
  • 22:57 WIB. Jakpro - Jakarta Propertindo berharap pengajuan suntikan modal Rp3,5 triliun bisa disetujui dewan.
  • 22:56 WIB. Pakuwon - Pakuwon Jati akan segera mengoperasikan Tunjungan Plaza 6 pada 23 September mendatang.
  • 22:56 WIB. US Open - Victoria Azarenka absen dari turnamen US Open terkait masalah keluarga.
  • 22:55 WIB. Fesyen - Pebisnis pakaian jadi membidik pasar Eropa Timur sebagai alternatif tujuan ekspor yang menjanjikan.
  • 22:55 WIB. Ternak - Sejumlah pedagang hewan kurban di Soreang mengeluhkan harga bibit ternak yang mahal.
  • 22:54 WIB. Jerman - Pelaku industri makanan dan minuman mengincar pasar Jerman yang terkenal sebagai pusat perekonomian di Eropa.
  • 22:53 WIB. Catalunya - Barcelona dikabarkan akan menuntut Neymar terkait masalah kontrak.

Komisi VII DPR RI Kunjungi Raja Ampat

Foto Berita Komisi VII DPR RI Kunjungi Raja Ampat
Warta Ekonomi.co.id, Sorong -

Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat guna melihat sejumlah persoalan yang perlu diselesaikan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat setempat.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Mulyadi mengatakan, kunjungan ini merupakan kunjungan reses Komisi VII guna melihat sejumlah persoalan di Papua Barat terutama Raja Ampat yang merupakan destinasi wisata dunia.

Dia mengatakan bahwa dalam kunjungan tersebut, pihaknya menyertakan mitra kerja kementerian maupun BUMN terkait untuk menyelesaikan masalah yang merupakan tugas komisi seperti masalah lingkungan, yakni kerusakan terumbu karang di Raja Ampat oleh kapal asing.

Selain itu, melihat pelaksanaan program BBM satu harga dan ketersediaan listrik bagi masyarakat Raja Ampat.

"Kami akan bertemu dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk membahas sejauhmana penanganan kerusakan dan upaya hukum yang dilakukan agar kapal asing yang merusak terumbu karang ganti rugi," ujarnya.

Di samping itu, kata dia, pihaknya juga akan mengecek ketersediaan BBM dan listrik karena selama ini laporan yang diterima BBM di Raja Ampat sangat mahal serta listrik belum maksimal.

Menurut dia, guna kemajuan dan pengembangan pariwisata Raja Ampat, sarana penunjang seperti bahan bakar minyak (BBM) dan listrik harus terpenuhi.

"BBM di Raja Ampat tidak boleh mahal dan harus mudah didapat serta listrik harus menyala 24 jam sehingga Raja Ampat terus berkembang maju seiring dengan keindahan destinasi wisatanya," kata dia.

Mulyadi menyataka akan pemerintah pusat untuk mengutamakan pembangunan infrastruktur yang menunjang kelancaran BBM dan ketersediaan listrik sehingga Raja Ampat lebih maju. (HYS/Ant)

Tag: Mulyadi, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Raja Ampat, Infrastruktur

Penulis: ***

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Youtube.com

Recommended Reading