Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Rabu, 23 Agustus 2017

  • 13:17 WIB. Cakrawala - Asuransi Cakrawala Proteksi menambah jaringan pemasaran ke-25 dan ke-26 di Pulau Sulawesi.
  • 11:48 WIB. Linkin Park - Linkin Park akan segera mengadakan publik memorial untuk mengenang kematian Chester Bennington.
  • 11:23 WIB. London - Chelsea siapkan dana  US$ 40 untuk boyong bek Southampton Virgil Van Dijk.
  • 11:20 WIB. MA - Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali membantah isu dirinya melakukan pertemuan dengan Ketua DPR RI Setya Novanto.
  • 10:22 WIB. Garuda - Pemerintah Jepang akan melanjutkan pembicaraan dengan Garuda Indonesia untuk membuka rute penerbangan Jakarta-Nagoya.
  • 10:22 WIB. Vietjet - Vietjet berencana membuka rute penerbangan internasional Ho Chi Minh City-Jakarta.
  • 10:03 WIB. DILD - Intiland Development merevisi target marketing sales menjadi senilai Rp2,3 triliun pada tahun ini.
  • 10:01 WIB. KLBF - Kalbe Farma merealisasikan belanja modal Rp413 miliar pada paruh pertama 2017.
  • 10:00 WIB. WSBP - Waskita Beton Precast menargetkan nilai kontrak baru sebesar Rp12,36 triliun pada 2017.
  • 09:59 WIB. WSBP - Waskita Beton Precast meraih kontrak baru Rp6,4 triliun sepanjang 7 bulan pertama tahun ini.
  • 09:58 WIB. Seng - ILZSG melaporkan pasar seng mengalami defisit 203.000 ton pada semester I-2017.
  • 09:27 WIB. Hukum - Wapres minta First Trevel minta ganti rugi uang jamaah.
  • 09:25 WIB. Bendera Terbalik - Menhan minta masyarakat jangan terbawa emosi.
  • 09:23 WIB. Jokowi - Presiden Jokowi akan hadiri karnaval kemerdekaan di Bandung.

Antisipasi Lonjakan saat Lebaran, BRI Siapkan Rp23 Triliun

Foto Berita Antisipasi Lonjakan saat Lebaran, BRI Siapkan Rp23 Triliun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk mengantisipasi lonjakan permintaan uang tunai oleh nasabahnya selama musim mudik Lebaran 2017 dengan menyiapkan uang tunai sekiar Rp23 triliun. Wakil Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan penurunan jumlah uang tunai yang disiapkan pada Lebaran tahun ini dibanding Lebaran 2016, karena jumlah nasabah BRI yang menggunakan produk transaksi non-tunai meningkat.

Adapun jumlah uang tunai yang disiapkan pada Lebaran tahun lalu sebesar Rp30 triliun. Dengan begitu, uang tunai yang disiapkan BRI untuk Lebaran pada tahun ini turun 23 persen dibanding tahun lalu.

"Ini karena nasabah sudah banyak yang menggunakan 'cashless', dan selain itu kita juga jaga efisiensi," kata Sunarso di Jakarta, Senin malam (19/6/2017).

Menurut Sunarso, pada Lebaran 2016, dari uang tunai yang disiapkan sebesar Rp30 triliun, hanya Rp20 triliun yang ditarik nasabah. Alhasil, terjadi inefisiensi karena BRI sudah terlanjur menarik dana yang berlebih sebanyak Rp10 triliun.

"Kalau misalkan kita sediain uang banyak tapi tidak kapakai itu jadi fosil. Disitu ada cost (biaya) juga. Makanya kita tahun ini gunakan angka minimalnya. Jadi itu alasan pertama itu untuk efisiensi," ujar dia.

BRI, lanjut Sunarso, juga ingin menghemat likuiditas agar dapat menggenjot penyaluran kredit yang ditargetkan tumbuh 12-14 persen (year on year/yoy). "Lebih baik dihemat untuk jaga likuiditas dan bisa nambah kreditnya," ujar dia.

Sementara untuk peningkatan transaksi non-tunai, Sunarso mencontohkan uang elektronik BRI (Brizzi) yang dipakai membayar jasa tol telah mencatat kenaikan volume dari 60 ribu transaksi per bulan pada tahun lalu menjadi 200 ribu transaksi per bulan.

"Nanti akan bertambah lagi pada Lebaran tahun ini, karena ada pembayaran non-tunai untuk tol sedang digencarkan," ujar dia.

Sebanyak Rp23 triliun uang tunai yang disiapkan BRI akan dipasok ke 24.564 anjungan tunai mandiri (ATM) BRI dan 462 unit kerja operasional (UKO). Untuk nasabah yang ingin melakukan transaksi non-tunai, BRI juga menyediakan 110.113 agen BRILink yang tersebar di seluruh Indonesia, e-banking BRI, e-channel BRI yang terdiri atas 24.564 ATM, 1.373 CDM/CRM, dan 257.712 EDC (electronic data capture/EDC), serta uang elektronik Bank BRI, yakni BRIZZI. (Ant)

Tag: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), lebaran

Penulis: ***

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Sufri Yuliardi

Recommended Reading