Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Sabtu, 24 Juni 2017

  • 23:38 WIB. Mudik Lebaran - Gubernur Sumut tegaskan ASN dilarang gunakan kendaraan dinas untuk mudik.
  • 23:29 WIB. Obama¬†- Mantan Presiden AS Barack Obama selain berlibur di Bali ia dikabarkan akan berlibur di Yogyakarta.
  • 23:27 WIB. Mudik Lebaran - Menteri Luhut harap tragedi brexit tidak terulang kembali.
  • 23:27 WIB. Daging Sapi - Harga daging sapi di Medan tembus Rp140 ribu/kg.
  • 23:25 WIB. Mudik Lebaran - Menhub: Bus tanpa stiker biru dilarang beroperasi.
  • 23:24 WIB. Mudik Lebaran - Polantas: Puncak mudik di Bekasi terjadi Kamis malam.
  • 22:45 WIB. Sydney - Kepolisian Sydney akan pasang pembatas di area pejalan kaki, guna cegah serangan kendaraan bermotor.
  • 22:32 WIB. Mudik Lebaran - 26.183 pemudik motor lewati Cirebon.
  • 22:30 WIB. Mudik Lebaran - Aher sebut selama menjabat sebagai gubernur Jabar mudik lebaran tahun ini lancar.
  • 22:27 WIB. China - Otoritas China perketat penyebaran konten video berbasis online.
  • 22:17 WIB. Ankara - Ankara berikan peringatan keras kepada pemberontak Kurdi Suriah.
  • 21:54 WIB. MSKY - MNC Sky Vision mengantongi izin dari OJK untuk menggelar right issue dengan target Rp1,26 triliun.

Indocement Alami Penurunan Penjualan Sebesar 14,1%

Foto Berita Indocement Alami Penurunan Penjualan Sebesar 14,1%
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menyatakan hingga kuartal pertama tahun 217 perseroan mengalami penurunan penjualan sebesar 14,1 persen. Penjualan perseroan sepanjang tiga bulan pertama mencapai Rp3,37 triliun dari Rp3,92 triliun. Hal tersebut juga dikarenakan menurunnya volume penjualan menjadi Rp4,071 triliun dari Rp4,073 triliun. 

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama Indocement Tunggal Prakarsa, Christian Kertawijaya ditemui di Wisma Indocement, Jakarta, Senin (19/6/2017). "Dengan komposisi penjualan domestik‎ sebesar Rp4,03 triliun dan penjualan ekspor sebesar Rp32,5 miliar. Penjualan domestik tumbuh tipis 0,7 persen," ujarnya. 

Pendapatan yang menurun, lanjut dia, juga berimbas kepada laba Bruto perseroan dari posisi Rp1,69 triliun di akhir Maret 2016 menjadi Rp1,16 triliun per Maret 2017. Perseroan berhasil menekan kenaikan beban biaya, meskipun terjadi kenaikan harga batu bara yang memberikan dampak terhadap beban bahan bakar dan listrik menyebabkan penurunan marjin laba Bruto menjadi 35,4 persen. 

"Laba usaha untuk tiga bulan pertama tahun ini juga turun 53,8 persen menjadi Rp499,8 miliar, periode sama tahun lalu masih sebesar Rp1,08 triliun. Marjin laba usaha turun jadi 14,8 persen, lebih jauh EBITDA turun 41,8 persen dari Rp1,33 triliun menjadi Rp775 miliar," terang dia.

Total aset perseroan juga mengalami penyusutan 1 persen, dari posisi Rp30,15 triliun menjadi Rp29,84 triliun. "Dengan posisi liabilitas jangka pendek dan panjang Rp2,39 triliun dan Rp812 miliar, serta ekuitas perseroan sebesar Rp26,63 triliun," jelas Kertawijaya.

Tag: PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, Christian Kertawijaya

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Rizka Kasila Ariyanthi

Foto: Antara/Antarafoto.com

Recommended Reading