Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Selasa, 27 Juni 2017

  • 23:01 WIB. Al Qaeda - Al Qaeda bebaskan sandera berkebangsaan Swedia, setelah hampir enam tahun ditahan.
  • 22:58 WIB. Kolombia - Pencarian terus dilakukan pascahilangnya kapal pariwisata di Kolombia.
  • 22:40 WIB. Iran - Iran desak Eropa bantu promosikan dialog di Teluk Persia.
  • 22:23 WIB. Libur Lebaran - H+1 Ancol dipenuhi 43.000 pengunjung.
  • 22:21 WIB. Arus Balik Lebaran - Jasa Marga prediksi arus balik lebaran terjadi pada H+4.
  • 22:22 WIB. Mudik Lebaran - Presiden Jokowi mudik ke Solo H+2.
  • 22:20 WIB. Turki - Pengawal presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dilarang mengawal dirinya terkait insiden di Washington bulan lalu.
  • 22:10 WIB. Barack Obama - Berlibur di Bali, Barack Obama "rafting" bersama keluarga.
  • 22:01 WIB. Donald Trump - Presiden AS, Donald Trump, abaikan tradisi jamuan Idul Fitri di Gedung Putih.
  • 21:57 WIB. Irlandia - Kapal Angkatan Laut Irlandia selamatkan 712 pengungsi di dekat Libya.
  • 21:24 WIB. Sudan - Perayaan Hari Raya Idul Fitri di Republik Sudan dilaporkan tanpa dilengkapi dengan ketersediaan ketupat.
  • 21:22 WIB. Kemenhub - Kementerian Perhubungan mengimbau pemudik dapat kembali ke kota asal sebelum tanggal 29 Juni 2017.
  • 21:21 WIB. Rusia - Badan Intelijen Rusia menuding aplikasi Telegram telah digunakan teroris untuk merencanakan serangan di Rusia.
  • 21:19 WIB. Jasa Marga - Jasa Marga memprediksi arus balik libur lebaran terjadi pada Jumat (30/6/2017) atau H+4.
  • 23:45 WIB. China - "Border kulit" sedang menjadi trend di China.

Menhan: Perlu Rencana Akurat Tangkal ISIS

Foto Berita Menhan: Perlu Rencana Akurat Tangkal ISIS
Warta Ekonomi.co.id, Tarakan -

Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu menegaskan, perlu perencanaan akurat dan terpadu di tiga negara, Indonesia, Malaysia dan Filipina untuk menangkal ISIS.

Menhan mengatakan itu di sela-sela peresmian kegiatan Patroli Maritim Terkoordinasi Trilateral atau "Trilateral Maritime Patrol Indomalphi", di atas Kapal TNI Angkatan Laut KRI dr Suharso-990, di Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (19/6/2017).

Ryamizard menyebutkan, ISIS sudah mulai mendirikan negara Islam seperti layaknya Irak dan Suriah di Indonesia, Malaysia dan Filipina. Rencana dari ISIS tersebut sudah pasti membuat ketiga negara itu seperti negara-negara di Timur Tengah.

"Sebelum rencana besar tersebut dilakukan, kita harus mendahului kegiatan mereka dengan perencanaan yang akurat dan terpadu ke depan," kata Menhan.

Ia mengaku prihatin pada kondisi di Marawi, Filipina. Indonesia akan mendukung semua tindakan dan langkah yang diambil oleh militer Filipina dalam membasmi teror di Marawi.

"Terorisme dengan alasan apapun adalah musuh kita bersama, musuh kemanusiaan. Kita harus lawan dan hancurkan (terorisme). Aksi teror yang bersifat semakin dinamis dan lingkupnya makin luas membentuk aksi terorisme yang transnasional. Maka, perlu penanganan yang transnasional dan terkoordinasi," ucapnya, menegaskan.

Saat ini, tambah Menhan, terdapat 22 kelompok ISIS di Filipina, di mana lima diantaranya merupakan kelompok terkuat.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pun mengapresiasi Angkatan Bersenjata Filipina atau Armed Forces of the Philippines (AFP) atas kerja keras AFP dalam meredam teror ISIS di Marawi, Filipina.

"Dalam kesempatan ini saya perlu mengucapkan selamat dan bangga atas prestasi AFP yang mampu meredam teroris di Marawi dan membunuh 257 teroris," imbuh Panglima TNI.

Menurut Gatot, tindakan yang sudah dilakukan oleh Filipina merupakan peringatan agar Indonesia dan Malaysia siap dalam menangkal ISIS yang dipredikasi akan masuk ke kedua wilayah tersebut. Apalagi, lanjutnya, sel tidur ISIS sudah ada di kedua negara tersebut.

"Ini warning agar kita juga siap jika suatu saat melakukan hal yang sama (dengan Filipina). Karena sel tidur sudah ada di negara kita masing-masing," ujarenya.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kerja sama dan perjanjian trilateral yang dilakukan oleh Indonesia, Malaysia dan Filipina.

"Dengan adanya perjanjian trilateral itu akan mempermudah pertukatan informasi. Kecepatan dan ketepatan informasi diperlukan dalam menentukan langkah antisipasi sejak dini agar ISIS tidak masuk ke Indonesia," tuturnya.

Apalagi, lanjutnya, ada kemungkinan para anggota ISIS di Marawi meninggalkan wilayah tersebut dengan menyamar sebagai pengungsi. Termasuk kemungkinan yang menyamar sebagai pengungsi dan keluar dari Marawi," paparnya.

Di tempat yang sama, Menhan Malaysia Dato' Seri Hishammuddin Tun Hussein, mengapresiasi terlaksana patroli maritim trilateral antara Indonesia, Malaysia dan Fiipina.

"Ini kegiatan yang luar biasa. Kita tidak yakin patroli bersama ini bisa terlaksana sebelumnya, namun karena ada keinginan yang kuat dari masing-masing negara, maka patroli maritim trilateral ini bisa diresmikan," kata Hishammuddin.

Kerja sama ketiga negara, lanjut dia, membuktikan bahwa "political will", kesungguhan dan kepercayaan ketiga negara dalam memberantas musuh bersama, yakni ISIS.

"Ini hal yang bersejarah bagi ketiga negara. Terlebih, disaksikan oleh delegasi dari Singapura dan Brunei," ujarnya.

Menhan Malaysia juga menegaskan, patroli maritim trilateral ini untuk menunjukkan kepada kelompok ISIS bahwa ISIS tidak boleh hidup di ketiga negara.

"Ini bisa dijadikan contoh bagi negara lain yang berhadapan dengan ancaman yang sama, dimana perlunya integrasi atau kerja sama dengan negara lain. Tidak mungkin kita bisa mengatasi ini dengan sendirian. Dengan hubungan baik ini, ketiga negara mampu menggelar patroli bersama," tuturnya.

Ke depan, tambah dia, akan dipikirkan bagaimana bisa melakukan latihan bersama dengan ketiga negara, yang tidak hanya melakukan patroli bersama melainkan juga kerja sama tiga angkatan di ketiga negara. (Ant)

Tag: Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Ryamizard Ryacudu, Islamic State of Iraq and Syria (ISIS)

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Cahyo Prayogo

Recommended Reading